“Sejumlah 2.220 rumah atau sekitar enam persen mengalami rusak berat, dan 6.129 rumah mengalami rusak sedang,” perinci Herybertus.
Bencana ini juga memaksa ribuan warga bertahan di pengungsian. Sebanyak 1.301 jiwa terdata masih menempati 17 posko pengungsian resmi, sedangkan 7.091 warga memilih mengungsi secara mandiri dengan mendirikan tenda di dekat reruntuhan rumah mereka.
Dari total penyintas di pengungsian, Pemkab mengidentifikasi terdapat 1.054 jiwa yang masuk dalam kategori kelompok rentan.
“Di antaranya terdiri atas 335 anak-anak, 265 warga lansia, 267 balita, serta 55 warga penyandang disabilitas,” pungkasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











