Aloy Kung, Kades di NTT Sebut Pengurus PWI Perempuan Tak Bermoral

Ngaku Lelah, Kades Aloy Minta Ganti Rugi

Kemudian, Aloy Kung dengan gencar masih saja mencoba mengeluarkan pendapatnya soal produk jurnalis yang tanpa dasar, karena memang buta hal itu. Sampai akhirnya mengatakan minta ganti kerugiannya harus sekarang.

“Ok ibu atas sifat dan perbuatan ibu yang telah melecehkan saya sekarang saya tuntut ibu tolong kembalikan capek lelah saya selama ini.” tutur RFR membacakan chat Aloy Kung.

“Ayo kembalikan kamu gak usah manfaatin orang, sekarang saya tuntut ibu, tolong kembalikan capek lelah saya selama ini, ayo kembalikan, ‘perempuan tidak punya moral dan sopan santun kamu’, kamu keluarkan aku tetap ada yang tambahkan aku ke group bego,” jelas refer menceritakan kata-kata tak pantas oleh seorang Kades.

“Ibu berlagak kaya penasihat presiden aja kok, padahal tugas ibu hanya naikan berita tanpa kurang tambah bumbunya sesuai kemauan ibu,” celoteh si Aloy Kung di WAG SuaraKritis.net

Masih kata RFR, Aloy pun di WAG menulis, Kepala Desa, Anggota SBMI, Advokat magang, Paralegal dan Aktifis. Trus kalau saya bergerak di pers atau media, ibu sewot.

Dalam hal ini, RFR menuturkan, kalau bermedia sosial itu harus bijak, sudah himbau berkali-kali. Tapi, tetap dilakoni dengan mencopy paste tanpa ijin penulisnya dan ditegur malah melontarkan bertubi-tubi kata yang diduga menghakimi, menuduh, mencemarkan nama baik, dan melecehkan dirinya.

“Sudah gak paham malah lontarkan kata-kata yang membuat rekan-rekan saya geram. Saya pun akan mengambil tindakan dengan membawa persoalan ini ke jalur hukum. Harus berikan efek jera dengan kesombongannya itu sebagai Kades yang dengan bangga mengakui di group jabatannya saat ini, sebagai Kades,” jelas RFR.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel