Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

WKP Mataloko
Tampak dari udara titik awal akses jalan menuju PLTP Mataloko yang tersambung dengan Jalan Trans Flores di sisi Polsek Golewa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Sebagai bagian dari site development proyek, PLN telah membangun akses jalan sepanjang sekitar 8 kilometer menuju lokasi pengembangan PLTP Mataloko hingga Desa Ulubelu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Jalan tersebut dibangun untuk mendukung mobilisasi peralatan dan material selama masa konstruksi.

Menurut Avianda, jalan yang kini beraspal dan menghubungkan kawasan permukiman serta lahan pertanian warga telah meningkatkan konektivitas dan mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kami berharap akses jalan ini dapat memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah proyek,” ujar Avianda.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), RDW. Manurung, menegaskan bahwa pengembangan PLTP Mataloko merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan sekaligus mendukung keandalan sistem kelistrikan di Pulau Flores.

“Kami berkomitmen memastikan pengembangan PLTP Mataloko dilaksanakan secara bertahap, terencana, dan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan,” tutup Manurung.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel