infopertama.com – Masalah perselingkuhan tidak selamanya berakhir di kantor Polisi, atau kalau kedapatan dilakukan penggrebekan. Tidak.
Ada cara yang lebih manusiawi seperti yang dilakukan warga Gunungkidul, DIY. Warga rela menunggu pasangan selingkuh keluar sendiri tentu setelah selesai lakukan aktivitas dewasa, toh namanya pasangan selingkuh.
Di Gunungkidul, ketika memergoki orang selingkuh itu tidak riuh sebagaimana biasanya di Indonesia kini, yang kadang oleh sebagian orang dimanfaatkan sebagai konten demi cuan.
Ya, warga memergoki pasangan selingkuh di Ngloro, Saptosari, Gunungkidul. Setelah menjalani sidang rakyat, keduanya disanksi membeli material bangunan untuk pembangunan jalan RT.
Jogoboyo (Bagian Keamanan) Kalurahan Ngloro, Aris Setyawan, mengatakan bahwa kejadian bermula saat warga menggelar rapat RT akhir bulan April 2026. Dua sejoli itu ikut di rapat tersebut.
Mulanya warga curiga karena keduanya pergi meninggalkan rapat dalam waktu yang hampir bersamaan. Pria inisial P pamit lebih dulu dari rapat itu.
“10 menit kemudian wanita berinisial S menyusul keluar. S ini sudah bersuami,” katanya saat dihubungi wartawan, Senin (4/5/2026).
Karena curiga, warga lantas mencari keberadaan dua orang tersebut. Namun, sesampainya di rumah P ternyata P tidak ada di rumah.
“Setelah ditelusuri, yang bersangkutan berada di rumah S,” ujarnya.
Aris melanjutkan, warga lalu menunggu keduanya keluar dari rumah S. Setelah cukup lama, akhirnya kedua orang tersebut keluar dari rumah S.
“Warga itu menunggu sampai satu jam, dan akhirnya keduanya keluar dari rumah,” ucapnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp ChanelÂ
Â







