Pariaman, infopertama.com – Lebaran di Pariaman berubah jadi duka mendalam bagi keluarga Darmita. Perempuan 50 tahun ini nekat mengakhiri hidup saat warga lain sibuk menyiapkan ketupat.
Darmita meninggal dunia usai menenggak racun rumput di hari kemenangan.
Minggu, 22 Maret 2026 menjadi saksi bisu kepergian ibu malang ini. Suasana gembira menyambut Idulfitri seketika sirna berganti isak tangis. Kemiskinan diduga kuat menjadi dalang utama aksi nekat Darmita tersebut.
Kapolsek Kota Pariaman, AKP Hijrul Aswad, membenarkan peristiwa memilukan ini. Polisi segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
Hasilnya sungguh menyayat hati bagi siapa saja yang mendengar. “Korban mengalami depresi karena masalah ekonomi,” kata Hijrul dalam keterangan resmi.
Hilang Menjelang Subuh
Drama pencarian bermula ketika matahari belum menampakkan sinarnya. Suami korban menyadari Darmita tidak ada di tempat tidur sejak subuh. Kabar hilangnya korban membuat keluarga besar panik luar biasa.
Pencarian menyisir setiap sudut rumah hingga ke area perkebunan warga. Kepastian akhirnya muncul sekitar pukul 06.00 WIB di belakang rumah kerabat. Darmita ditemukan tergeletak lemas dalam kondisi tidak sadarkan diri sama sekali.
Tubuh kaku itu tergeletak tepat di area belakang rumah kakaknya. Keluarga langsung melarikan korban ke RSUD M Yamin guna pertolongan medis.
Namun, takdir berkata lain bagi warga Desa Koto Marapak ini. “Korban ditemukan tergeletak di belakang rumah kakaknya,” ujar Hijrul, menceritakan penemuan tersebut.
Racun Rumput di Balik Rumah
Kondisi kesehatan Darmita terus menurun drastis meski sudah mendapat perawatan awal. Petugas medis kemudian merujuk pasien ke RSUP M Djamil Padang. Perjuangan melawan maut akhirnya berhenti di rumah sakit tersebut.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel



