Cepat, Lugas dan Berimbang

Fenomena Musim Bukber: Reuni yang Kadang Berujung CLBK

“Ketika Bukber Jadi Ajang CLBK, Hati-hati !!

infopertama.com – Yang lagi ramai nih musim bukber. Kalender Ramadhan yang harusnya sederhana puasa, ibadah, buka bersama keluarga, tiba-tiba berubah jadi jadwal yang lebih padat dari agenda pejabat

Mulai dari bukber teman kantor, arisan, dasawisma, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, sampai kadang muncul juga grup yang sudah 10 tahun tidak aktif tiba-tiba hidup lagi hanya untuk satu kalimat sakti: “Guys, bukber yuk!”

Saya baru saja baca sebuah caption di media sosial yang cukup menggelitik: “Puncak emosi suami: saat tahu istrinya diam-diam bukber bareng teman SMP.”

Kalimat itu sederhana, tapi langsung memantik pikiran. Lucu sih, tapi kalau dipikir-pikir… ada juga benarnya.

Sekarang hampir setiap sore di bulan Ramadhan, restoran, hotel, kafe, sampai warung makan sederhana kebanjiran rezeki dari acara bukber.

Bagi mereka berkah ekonomi. Mereka tidak peduli siapa yang bukber, mau reuni, arisan, atau nostalgia masa sekolah. Yang penting meja penuh dan reservasi jalan terus.

Yang menarik justru fenomena sosialnya. Euforia bukber. Terutama kalau sudah masuk kategori reuni sekolah.

Emak-emak yang biasanya sibuk dengan urusan rumah tangga tiba-tiba jadi sangat aktif. Grup WhatsApp ramai sekali.

“Bukber teman SMP kapan?”

“Bukber SMA jangan sampai kelewatan!”

“Bukber PKK juga ada ya!”

“Arisan juga sekalian bukber!”

Jadwalnya bisa lebih padat dari kegiatan pengajian. Bahkan Ramadhan sebulan masih kurang untuk menampung semua bukber.

Sebenarnya fenomena ini bukan hanya emak-emak. Bapak-bapak juga sama. Ada bukber alumni sekolah, teman nongkrong, komunitas motor, dll.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN