Cepat, Lugas dan Berimbang

Polisi Gandeng Apsifor Dalami Motif Wowon yang Tega Ingin Habisi Nyawa Dua Anaknya Sendiri

Jakarta, infopertama.com – Wowon Erawan alias Dukun Aki Pelaku Pembunuhunan Berantai Bekasi telah menelan banyak korban. Bahkan, tak cuma orang dewasa. Dari 9 korbannya, satu di antaranya masih berusia anak. Satu lagi nyaris jadi korban.

Mereka adalah Neng Ayu Susilawati usia lima tahun dan Bayu usia dua tahun. Ironisnya, mereka adalah anak Dukun Aki sendiri. Buah pernikahan dengan Ai Maimunah yang juga ia bunuh.

“Nah keterangan ini kan masih kita dalami, saya belum bisa sampaikan alasannya kenapa. Karena masih kita dalami gitu loh keterangan tersangka,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga, Sabtu (21/1).

Penyidik bekerjasama Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor). Panjiyoga menambahkan, pihaknya masih mendalami alasan dari Aki tega membunuh Bayu serta meracuni Neng Ayu. Beruntung Neng Ayu masih bisa selamat.

“Motifnya apa masih kita dalami dengan tim Apsifor dengan penyidik,” katanya.

Total 9 Korban

Sebelumnya Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pembunuhan berantai yang dalangi oleh tiga tersangka yakni, Wowon alias Aki, Solihin, dan Dede Solehudin. Dengan motif penipuan menjanjikan kekayaan kepada para korban.

Sejauh ini telah ada total sebanyak 9 korban di antaranya di Bekasi, Ai Maimunah (istri Aki), Ridwan Abdul Muiz (20). Dan, Muhammad Riswandi (16) anak Ai Maimunah dari mantan suaminya Didin, ketiga meninggal.

Sementara Neng Ayu Susilawati (5) anak dari Ia Maimunah dari hasil perkawinan dengan Aki temukan dalam keadaan selamat, ketika di Bekasi saat insiden keracunan.

Sedangkan korban meninggal di Cianjur di antarnya, Noneng (mertua dari Aki), Wiwin (istri pertama Aki), Halimah (Istri Kedua Aki), Bayu (anak Aki dari Ai Maimunah).

Kemudian untuk Farida yang merupakan tenaga kerja wanita (TKW) meninggal di Cianjur. Sementara korban TKW satunya lagi, Siti yang tewas dibunuh di Surabaya.

Sehingga total korban sampai saat ini ada sembilan nyawa korban pembunuhan dari ketiga tersangka, Erawan alias AKI; Solihin alias Duloh; dan M Dede Solehuddin. Mereka pun jerat dengan Pasal 340 KUHP, subsider 338, 339 KUHP, ancaman pidana paling berat hukuman mati.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

Â