Wabup Fabianus Abu: Pascabencana, Pemerintahan Harus Tetap Berjalan dan Masyarakat Tidak Boleh Ditinggalkan

Fabianus menegaskan, kondisi bencana tidak boleh menghentikan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sumpah kita, komitmen kita untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat, tidak boleh berhenti, betapapun besarnya gelombang yang sedang kita hadapi,” tegasnya.

Ia mengatakan, pemerintah harus tetap hadir untuk mendengar, melihat, merasakan, dan bekerja bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Dalam kesempatan tersebut, Fabianus juga menyampaikan simpati, empati, dan duka cita mendalam kepada para korban serta keluarga yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana gempa bumi.

Ia mendoakan agar masyarakat yang telah meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan.

Namun, Fabianus mengingatkan agar masyarakat tidak larut dalam kesedihan.

“Bencana ini harus menjadi momentum untuk memupuk ketangguhan, memperkuat solidaritas, dan membulatkan tekad kita untuk bangkit,” ujarnya.

Ia optimistis, dengan kebersamaan, solidaritas, dan semangat gotong royong, masyarakat Manggarai mampu melewati masa sulit dan bangkit menjadi masyarakat yang semakin kuat dan tangguh.

Dua Agenda Strategis dalam Sidang III

Dalam sambutannya, Fabianus menjelaskan bahwa Sidang III Tahun Dinas 2026 akan membahas dua agenda penting, yakni Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan Tahun Anggaran 2026 (KUA-PPAS Perubahan) dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2026.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel