“Jadi karena S ingin maju ke depan. Makannya handphonenya diberikan kepada AGH di situ,” tuturnya.
“AGH di sini refleksnya ya menerima saja, karena dia di sini syok,” ujarnya.

Lalu, dia membantah kabar AGS senang sampai tertawa ketika korban dianiaya.

Kata sang kakak, adiknya itu malah ketakutan bukan tertawa seperti yang dituduhkan.
“Kemudian yang lumayan banyak disinggung adalah suara seperti tertawa. Bahwa sebenarnya tidak ada yang tertawa di situ,” ucap Ivana.
“Dari pihak AGH, jadi AGH di situ sama sekali tidak tertawa. Dan sama sekali tidak menunjukkan ekspresi senang,” paparnya.
“Malah sebaliknya dia takut di situ. Dia takut makannya refleksnya mengalihkan pandangan pada saat itu,” tukas Ivana.
“Dan makannya ketika diberikan handphone dia terima-terima aja,” imbuhnya.
Apa yang disampaikan Ivana sontak mendapat sorotan netizen. Mereka menyebut bahwa kakaknya itu menghilang bukan karena sakit tapi menghafal skenario.
Bahkan dia sebenarnya kata netizen tidak sakit. Padahal pihak orang tua dan kakaknya dikatakan tengah sakit oleh lawyer AGH.
“Bukannya sakit ya, kalau gak salah dengar katanya semua keluarga AGH sakit,” tulis netter.
“Jadi selama beberapa waktu menghilang sedang merencanakan skenario toh,” sambung yang lain.
“Ternyata di TKP ada kakaknya Agnes juga shay,” imbuh netter lainnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
