Kakak Agnes tersebut membela dan mengatakan kalau Mario memberikan titah kepada Agnes untuk berbohong, kalau Agnes sedang bersama kakaknya saat hendak bertemu dengan David.
“AGH merasa tidak nyaman, jika MDS harus bertemu dengan D dengan kondisi seperti itu. Kondisi AGH dipaksa berbohong terkait keberadaan dia sedang bersama siapa. Akhirnya AGH berusaha untuk menunda, mengulur atau mencegah terjadinya pertemuan ini,” jelas Ivana Yoan.

Bahkan kata Ivana kalau Agnes mengklaim ketika tiba di rumah teman David, Mario Dandy sudah AG berikan peringatan untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang baik.


Menurut Ivana, ketika David keluar dari rumah temannya, Mario Dandy memberi isyarat supaya Agnes menyingkir karena ia ingin berbicara dengan David.
Saat Agnes sudah kembali mengambil minum di dalam mobil tampak kalau Mario Dandy meminta kepada David untuk melakukan push up. Bahkan kata Ivana, bukan Agnes yang merekam ketika David sedang tersungkur karena penganiayaan oleh Mario.
Pembelaan Ivana Yoan juga ada pada unggahan akun Tiktok @devristaa tayang pada 4 Maret 2023. Tepatnya dalam hal perekaman MDS aniaya korban secara brutal dan membabi buta.
Dia lantang menyebut kalau yang andil besar dalam perekaman yaitu S, AGH hanya dilimpahkan saja dan saat itu kondisinya syok.
“Jadi yang merekam kejadian tersebut adalah S. Di sini menggunakan HP dari MDS,” ungkap Ivana Yoan.
“Kemudian di saat akhir-akhir video, si S seperti mengoper HP dari MDS ini karena S di sini ingin menghampiri korban di situ,” sambungnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
