“Pekerjaan 17 paket irigasi dan tiga bronjong tahun 2025 ini nilai kontraknya maksimal Rp200 juta yang bersumber dari DAU. Lokasi kegiatan menyebar di sejumlah kecamatan. Lokasi paling jauh adalah pekerjaan irigasi Wae Kuli di Reok Barat,” kata Chitra.
Selain 17 paket irigasi sumber DAU, Chitra menyebutkan, Kabupen Manggarai juga mendapat alokasi anggaran yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2025 melalui program Inpres untuk intervensi enam paket irigasi. Tendernya dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR.
“Irigasi ini komitmen Pemda Manggarai dalam mendukung produktivitas pertanian. Sejalan dengan program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah. Irigasi yang baik, berdampak positif pada sektor pertanian dan mampu meningkatkan hasil panen,” pungkas Chitra.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







