Cepat, Lugas dan Berimbang

Tren Positif, Pengunjung Perpustakaan dan Pondok Baca Terus Bertambah, Agustus 406 Orang

Perpustakaan
Aldi Tjangkung, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan kabupaten Manggarai

Ia menjelaskan bahwa anak-anak yang terlambat datang ke sekolah biasanya diajak untuk singgah ke perpustakaan, agar tetap bisa belajar dan tidak berkeliaran tanpa arah.

Menurutnya, kebiasaan ini mulai tumbuh menjadi budaya positif di kalangan pelajar.

Tak hanya fokus pada penguatan literasi, Dinas juga tengah menyiapkan sejumlah pelatihan keterampilan, mulai dari membuat kue, menenun, hingga pelatihan kecantikan.

Langkah ini menjadi wujud konkret pemanfaatan pengetahuan untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Literasi, menurut Aldi, bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan bagaimana ilmu bisa diterjemahkan menjadi karya dan sumber penghidupan.

Sebagai penunjang akses digital, perrpustakaan juga menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis dan koleksi buku elektronik (e-book), yang dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh generasi muda yang kini semakin akrab dengan teknologi.

Aldi berharap perpustakaan dapat menjadi ruang yang inklusif dan transformatif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia menekankan bahwa lewat semangat “Aku Baca, Aku Pintar, Aku Berprestasi”, perpustakaan diharapkan menjadi motor penggerak perubahan sosial dan pendidikan di Manggarai, mencetak generasi yang cerdas, kreatif dan produktif.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN