Tag: Program Desa Berdaya PLN UIP Nusra di Poco Leok

  • Program Desa Berdaya Poco Leok, PLN Bersama Desa Lungar Kolaborasi Kembangakan Desa Pintar melalui Layanan Internet

    Ruteng, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui PLN Peduli memberikan bantuan akses internet ke masyarakat Desa Lungar, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT. Bantuan tersebut berupa pemasangan fasilitas layanan internet, di Kantor Desa Lungar

    Dengan tersedianya internet ini, staf Kantor Desa Lungar, Kristianus Patris Jefri, mengungkapkan bahwa kini ia dan seluruh perangkat kantor desa dapat dengan mudah mengakses informasi-informasi yang disampaikan dari kecamatan, kabupaten, maupun nasional.

    “Dengan adanya akses internet ini kami dapat mengetahui informasi secara cepat dan lebih mudah berkoordinasi dengan kecamatan dan kabupaten,” ujar Kristianus.

    Mewakili kepala Desa Lungar, Kristianus Patris Jefri menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah mengadakan dan membantu penyediaan internet desa, sebab bukan hanya staf kantor desa yang terbantu, masyarakat sekitar yang memerlukan internet juga dapat merasakan manfaatnya.

    Pasalnya, sebelum adanya akses internet, staf kantor desa harus menempuh jarak hingga 10 km untuk dapat mengakses internet. Sehingga pertukaran informasi atau transaksi elektronik pun kerap terhambat.

    “Dengan adanya akses internet, sekarang kami bisa secepatnya menyelesaikan data-data yang diminta dari kecamatan atau kabupaten,” kata Kristianus.

    Kendala akses internet tersebut sebelumnya juga dirasakan oleh tokoh muda Gendang Mesir, Desa Lungar, Venansius Rentang. Banyak dari warga setempat terkendala jarak ketika hendak mengakses internet untuk menunjang pekerjaan maupun pembelajaran bagi siswa sekolah.

    Laman: 1 2

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Keuntungan Jutaan Rupiah

    Ruteng, infopertama.com – Program hortikultura melalui Desa Berdaya yang dirintis oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) untuk para petani di wilayah Poco Leok, Kec. Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT telah menjadi sumber pendapatan utama bagi para anggota kelompok tani yang tergabung.

    Dari sepuluh kelompok tani binaan PT PLN (Persero), enam di antaranya sudah menuai hasil lewat panen perdananya. Tak tanggung-tanggung, hasil panen hortikultura ini diborong para pengepul sayur dan meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.

    PT PLN (Persero) juga turut serta memasarkan hasil panen sayuran hortikultura para kelompok tani ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Manggarai.

    Hasil tersebut diperoleh dari 4 jenis varietas sayur yang sudah mulai dipanen, yakni 4.000 pohon sawi, 1.500 pohon pakcoy, 450 pohon bunga kol, dan 1.200 pohon fanbox.

    Untuk jenis tanaman lain seperti cabe, tomat, terong, timun, seledri, labu suprema, buncis, wortel serta lainnya diperkirakan akan dipanen tiga minggu mendatang.

    “Banyak sekali kemudahan selama ini, awalnya para petani cemas akan dijual ke mana semua sayur-sayur ini, puji Tuhan para pembeli memuji kualitas sayur binaan PLN,” ucap Nova, pendamping kelompok tani hortikultura.

    Kini, lahan hortikultura kelompok tani binaan PT PLN (Persero) itu memiliki nilai ekonomis tinggi dan secara nyata telah memperkuat basis ketahanan pangan untuk mendukung wilayah Poco Leok sebagai kawasan penyangga untuk Manggarai Raya.

    Melihat kebutuhan pasar yang semakin meningkat serta prospek dan keuntungan dari penjualan sayuran hortikultura yang menggiurkan. Tak sedikit kelompok tani lainnya membuka lahan hortikultura baru secara mandiri.

    Laman: 1 2

  • Gelar Panen Perdana Hortikultura KT Banera Poco Leok, Kualitas Sayur Dipuji Pembeli

    Ruteng, infopertama.com – Kelompok tani (KT) Hortikultura Banera dampingan PT PLN UIP Nusra di Kampung Ndajang, desa Lungar, Poco Leok, Satar Mese gelar panen pertama atau perdana sayuran jenis Pakcoy, Selasa (10/10/2023).

    Panen perdana Hortikultura ini usai para petani di kelompok tani Banera lakukan penanaman pada satu bulan sebelumnya. Mereka mengaku senang sebab jeri payah mereka sebulan ini kini membuahkan hasil.

    Senang ge anak, toe ma kamer bon. Ho panen Sawi agu Pakcoy ga. (Senang kami bisa panen perdana sekarang, kerja kami sebulan ini terbayar dengan hasil tanaman kami sekarang.)” Ungkap Yustina, salah satu anggota KT Banera Ndajang.

    Lebih jauh ia juga sampaikan terimakasih kepada pemerintah melalui PLN UIP Nusra yang telah banyak membantu dan mendampingi para petani Hortikultura di KT Banera Ndajang.

    Panen Perdana Hortikultura
    Lahan Pertanian Hortikultura KT Banera Ndajang

    “Terimakasih kepada PLN UIP Nusra yang sudah membantu kami di sini (KT Banera) dari awal melalui program Desa Berdaya. Terimakasih banyak.” Tutur Yustina di kebun Hortikultura sembari tersenyum.

    Kualitas Pakcoy KT Banera Ndajang Diapresiasi Pembeli

    Andi Suwandi, pedagang Sayur di Pasar Inpres Ruteng yang datang langsung ke lokasi membeli 1000 pohon Pakcoy dari KT Banera Ndajang mengaku kaget dengan kondisi sayur yang dinilainya sangat bagus.

    Panen Perdana Hortikultura
    Andy Suwandi Apresiasi Kualitas Pakcoy KT Banera Ndajang

    Menurutnya, Pakcoy dari KT Banera ini sangat besar dan daunnya sangat lembut, beda dengan yang biasa mereka jual selama ini.

    “Pohonnya besar, daunnya juga lembut dan sangat segar. Beda dengan yang selama ini kami jual di pasar.” Tutur Andi Suwandi di lokasi, Selasa, (10/10/2023).

    Ia pun berharap agar Para Petani Hortikuktura di KT Banera Ndajang ini agar tetap mempertahankan kualitas Pakcoy dan sayuran lainnya sehingga tetap bersaing di pasar dengan sayuran dari tempat lain.

  • Jelang Panen Perdana, Petani Hortikultura di Poco Leok Sampaikan Terimakasih ke PT PLN

    Ruteng, infopertama.com – Dalam beberapa pekan ke depan, kelompok tani hortikultura dampingan PT PLN UIP Nusra di Poco Leok akan melakukan panen perdana.

    Para petani Hortikultura tampak sangat antusias menanti panen perdana tanaman hortikultura di wilayah Poco Leok. Apalagi, lahan tempat mereka bertani merupakan lahan kosong yang sudah belasan tahun tidak pernah digarap. Namun, berkat kehadiran PLN UIP Nusra melalui program desa berdaya di Poco Leok mereka memiliki alternatif dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

    “Ini pertama kali kami menekuni tanaman Hortikultura. Dalam waktu dekat, dua sampai tiga minggu ke depan kami sudah bisa lakukan panen perdana dari hortikultura ini.” Tutur Lea Samasing, anggota kelompok tani Hortikultura Ca Nai di gendang Cako, Poco Leok.

    Ia pun menyampaikan banyak terima kasih kepada PT PLN yang setia mendampingi masyarakat Poco Leok dalam pertanian Hortikultura.

    “Terimakasih banyak kepada PT PLN atas perhatiannya kepada kami di Poco Leok dalam kelompok Hortikultura ini. Kami sangat berharap, PLN ke depannya tetap mendampingi kami para petani sampai kami benar-benar bisa mandiri dalam mengelola Hortikultura.”

    Senada juga disampaikan mantan anggota DPRD Manggarai, Vinsensius Godat saat ditemui media ini di lahan Hortikultura di kampung Ndajang. Menurut Vinsensius, selama ini lahan-lahan warga di desa Lungar terbengkelai, tidak dapat dikelola. Namun, dengan masuknya Geothermal di Poco Leok mendorong Vinsensius Godat dan masyatakat lainnya mengelola lahan mereka umtuk kegiatan hortikuktura.

    Laman: 1 2

  • Program Desa Berdaya PLN Sulap Lahan Kosong Jadi Lahan Hortikultura di Poco Leok

    Ruteng, infopertama.com – Tanggung jawab social PT. PLN UIP Nusra, sejak Agustus 2023 telah membuka 14 (empat belas) lahan kosong milik warga Poco Leok kec. Satar Mese untuk jadikan sebagai lahan produktif guna kegiatan pertanian Hortikultura melalui program “Desa Berdaya” untuk masyarakat dampak dari proyek pengembangan pada Kawasan geothermal ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

    Program “Desa Berdaya” gagasan PT PLN (Persero) ini terbukti telah membawa sektor pertanian khususnya pertanian Hortikultura di wilayah Poco Leok. Nantinya, hortikultura menjadi ikon di wilayah itu, karena ratusan warga menyambut baik. Serta, menjadi angin segar bagi warga di wilayah itu.

    Lahan kosong yang tak pernah diolah belasan tahun oleh warga di wilayah itu ditumbuhi tumbuhan liar. Namun kini, tampak indah dengan berjajar bedengan Hortikultura yang tertata rapi.

    Program pertanian Hortikultura ini, pihak PT. PLN telah menggelar pelatihan terhadap petani Horti serta menggandeng kelompok tani berpengalaman di bidang Hortikultura untuk melakukan pendampingan mulai perawatan, panen hingga pemasaran.

    General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menyebutkan corporate social responsibility (CSR) atau bentuk tanggungjawab sosial terhadap warga dampak pembangunan menjadi kewajiban PT PLN.

    PLN kata Nahwan, terus konsisten dalam menjalankan kegiatan TJSL untuk mewujudkan peningkatan perekonomian dan pemberdayaan bagi masyarakat.

    Sejalan dengan misi untuk menjadi perusahaan energi yang berwawasan lingkungan, PLN sebutnya telah mengawal program TJSL dalam Community, Involvement dan Development (CID) yang selaras dengan prinsip berkelanjutan melalui empat pilar utama yang terintegrasi. Yaitu Ekonomi, Sosial, Lingkungan dan Tata Kelola.

    Laman: 1 2