Tag: PLN

  • PLN dan Politeknik KP Kupang Kolaborasi Dorong Peningkatan Produksi Rumput Laut

    PLN dan Politeknik KP Kupang Kolaborasi Dorong Peningkatan Produksi Rumput Laut

    Kupang, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kegiatan diseminasi dan monitoring budidaya rumput laut dengan metode seleksi varietas (Selvarula) di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari program Desa Eco-Bahari, sebuah inisiatif strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di wilayah ring 1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor 1.

    Diseminasi dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil pelatihan dan pemantauan sebelumnya yang menunjukkan adanya kendala pada bibit rumput laut di perairan Lifuleo, baik dari aspek genetika maupun lingkungan.

    Melalui metode seleksi varietas bertahap, bibit unggul dengan pertumbuhan cepat dan ketahanan tinggi terhadap penyakit diseleksi secara sistematis.

    “Kami melakukan peremajaan bibit lokal melalui seleksi varietas agar produktivitas meningkat signifikan tanpa harus mendatangkan bibit dari luar daerah,” ujar Rafiqah Pratiwi, salah satu tim pendamping lapangan dari Politeknik KP Kupang.

    Dalam pelaksanaannya, tim melakukan seleksi generasi pertama (G1) dari total 800 titik tanam di perairan Lifuleo. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 ikat rumput laut dipilih kembali berdasarkan hasil pertumbuhan terbaik untuk dijadikan bahan generasi berikutnya. Setelah 30 hari masa tanam, hasil panen generasi pertama menunjukkan peningkatan signifikan, dengan bobot rata-rata di atas 100 gram per ikat.

    Laman: 1 2

  • Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

    Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

    Musi Banyuasin, infopertama.com – Pemerintah terus memperluas pemerataan akses listrik PT PLN (Persero) di seluruh pelosok negeri. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.285 desa hingga akhir tahun 2025. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat meninjau progres Program Listrik Desa sekaligus penyalaan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Bandar Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (16/10) menegaskan, terang listrik merupakan hak setiap warga negara. Karena itu, Pemerintah bersama PLN berkomitmen memberikan akses listrik merata hingga tahun 2030.

    “Target Bapak Presiden Prabowo yang kami terjemahkan dalam arah kebijakan adalah penyelesaian pemerataan listrik di seluruh Indonesia pada 2029–2030,” ujar Bahlil.

    Presiden Prabowo menargetkan 5.758 desa dan 4.310 dusun di seluruh Indonesia dapat segera bebas dari kegelapan. Pemerintah memastikan program ini akan terus dikebut agar seluruh rakyat dapat menikmati terang yang sama dan memanfaatkan listrik untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

    Menurut Bahlil, pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah terpencil memang tidak selalu menguntungkan secara bisnis bagi PLN. Namun, ia menegaskan bahwa negara wajib hadir untuk memberikan akses setara bagi seluruh warga.

    “Jadi itu (melistriki desa) biayanya cukup tinggi, tapi negara harus hadir untuk memastikan itu (penerangan). Bapak Presiden sangat konsen untuk bagaimana bisa memberikan layanan listrik sebagai bentuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

    Laman: 1 2 3

  • PLN UIP Nusra Bangun Sarana Air Minum Bersih Buat Warga Dua Gendang di Ulumbu

    PLN UIP Nusra Bangun Sarana Air Minum Bersih Buat Warga Dua Gendang di Ulumbu

    Ruteng, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pemasaran (UIP) Nusa Tenggara (Nusra) kembali menjawab kebutuhan masyarakat dua gendang di kawasan Ring Satu PLTP Ulumbu, desa Wewo Kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai.

    Kebutuhan akan ketersedian air minum bersih bagi warga Gendang Lale dan Gendang Wewo kini mulai dipenuhi PLN UIP Nusra.

    Program Sarana Air Bersih gendang Wewo dan Gendang Lale itu terlaksana dalam benefit sharing program tahun 2025.

    Program ini dimulai dengan ground breaking pembangunan broncaptering di Mata Air Wae Regong yang terletak di Lingko Regong, wilayah Gendang Lale, oleh kepala desa Wewo, pada Rabu, 15 Oktober 2025.

    Kepala desa Wewo, Laurensius Langgut saat ditemui di lokasi menjelaskan bahwa kebutuhan air minum bersih bagi warga dua gendang merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa digantikan dengan barang lain.

    Menurutnya, selama ini memang sudah ada air minum, tetapi jarang mengalir karena air tersebut juga digunakan tuk pemenuhan kebutuhan warga di beberapa desa tetangga. Sumber air di wilayah kami dipakai Perumda Komodo.

    “Karena masih ada ketersediaan mata air di sini, maka baiknya juga kami gunakan untuk kebutuhan khusus bagi warga dua gendang, Lale dan Wewo.” Ujar Kades Wewo, Rabu.

    Terkait ini, kami sudah sampaikan ke PLN UIP Nusra bahwa kebutuhan kami akan air minum bersih ini sangat mendesak.

    Dan, puji Tuhan, pihak PLN meresponnya dengan cepat sehingga pada hari ini sudah mulai proses pembangunan.

    “Ini menjadi bukti nyata kehadiran PLN UIP Nusra di Desa Wewo tidak hanya untuk urusan bisnis, tetapi memiliki kepedulian terhadap kehidupan masyarakat lokal. Sekali lagi, saya mewakili masyarakat desa Wewo di dua gendang, Lale dan Wewo menyampaikan terimakasih berlimpah untuk, PLN.”

    Laman: 1 2

  • PLN UIP Nusra Dukung Pelestarian Budaya Manggarai Lewat Pembangunan Rumah Gendang Gonggor

    PLN UIP Nusra Dukung Pelestarian Budaya Manggarai Lewat Pembangunan Rumah Gendang Gonggor

    Ruteng, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya masyarakat adat di sekitar kawasan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5–6 Poco Leok.

    Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan pembangunan Rumah Gendang Gonggor di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin (13/10/2025).

    Tua Gendang Gonggor, Stefanus Angkut, mengatakan bantuan ini telah lama dinantikan warga. Rumah gendang, kata dia, merupakan simbol penting dalam kehidupan masyarakat Manggarai, menjadi pusat kegiatan budaya, musyawarah, serta aktivitas sosial masyarakat setempat.

    Sebanyak 80 KK atau 212 warga Gendang Gonggor akan terlibat dalam setiap kegiatan adat yang dilakukan seperti penti, lontoleok, pesta panen, doa, dan kegiatan adat lainnya. Dengan pemugaran tersebut, warga kini memiliki ruang yang lebih layak dan aman untuk menjaga tradisi mereka.

    “Kami berterima kasih kepada PLN yang sudah membantu dan hadir bersama kami dalam pembangunan rumah gendang ini. Dukungan ini menjadi bukti bahwa PLN peduli terhadap budaya dan kehidupan masyarakat adat,” ujar Stefanus.

    Ia menambahkan, keberadaan rumah gendang yang kokoh akan memperkuat ikatan sosial warga sekaligus menjadi sarana pelestarian nilai-nilai luhur warisan leluhur Manggarai yang terus dijaga secara turun-temurun.

    Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat melalui upacara adat Manggarai. Acara tersebut dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah setempat, serta jajaran manajemen PT PLN (Persero) UIP Nusra.

    Laman: 1 2

  • PLN UIP Nusra Berdayakan Perempuan Pesisir Lifuleo Melalui Program Desa Eco-Bahari

    PLN UIP Nusra Berdayakan Perempuan Pesisir Lifuleo Melalui Program Desa Eco-Bahari

    Mataram, infopertama.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir. Melalui kolaborasi dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang, PLN menginisiasi program “Pemberdayaan Perempuan UMKM melalui Diversifikasi Produk Rumput Laut dan Ikan” di Desa Lifuleo, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

    Program ini merupakan tindak lanjut dari peresmian Desa Eco-Bahari Lifuleo, sebuah model integrasi energi, pendidikan, kelautan, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor-1. Kegiatan berlangsung sejak Agustus hingga Desember 2025 dengan mencakup edukasi, pelatihan, penelitian, serta monitoring dan evaluasi.

    Melalui pelatihan tersebut, para ibu rumah tangga di Desa Lifuleo dibekali keterampilan mengolah hasil laut menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi, seperti abon ikan tuna, bakso ikan, sambal, nugget ikan, hingga mie rumput laut. Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan alat modern seperti vacuum sealer, chopper, dan cetakan mie untuk meningkatkan efisiensi serta kualitas produksi.

    Salah satu peserta pelatihan, Ola, mengungkapkan rasa antusias dan manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini.

    “Pelatihan ini sangat membantu kami. Sekarang kami bisa menggunakan alat-alat modern untuk mengolah hasil laut menjadi produk siap jual. Kami juga dibimbing langsung membuat bakso ikan, abon tuna, nugget ikan, dan mie rumput laut,” ujar Ola.

    Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi bagian dari komitmen PLN UIP Nusra dalam memberdayakan perempuan pesisir sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui sinergi antara PLN, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, Desa Eco-Bahari Lifuleo diharapkan mampu mengoptimalkan potensi kelautan menjadi kekuatan ekonomi baru.

    Laman: 1 2

  • 7000 Bibit Mangrove untuk Desa Padak Guar: PLN UIP Nusra Teguhkan Komitmen Jaga Lingkungan Ring 1 PLTU Sambelia

    7000 Bibit Mangrove untuk Desa Padak Guar: PLN UIP Nusra Teguhkan Komitmen Jaga Lingkungan Ring 1 PLTU Sambelia

    Mataram, infopertama.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kembali menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir dengan menyalurkan 7.000 bibit mangrove di kawasan Ring-1 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok FTP-2 (2×50 MW), di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

    Penyaluran bibit mangrove ini merupakan bagian dari upaya PLN UIP Nusra memulihkan hutan mangrove sekaligus merespons aspirasi warga setempat yang ingin menghidupkan kembali ekowisata bahari Hutan Mangrove Dusun Purwakarya sebagai penggerak ekonomi lokal berbasis lingkungan.

    Kegiatan rehabilitasi ekosistem pesisir ini melibatkan kolaborasi antara PLN UIP Nusra, perangkat desa, kelompok kerja (pokja) wisata Purwakarya, serta masyarakat Padak Guar yang secara aktif berpartisipasi dalam penanaman bibit mangrove.

    Selain distribusi bibit, PLN UIP Nusra juga memberikan bantuan rehabilitasi jalur tracking dan perawatan kawasan mangrove sebagai langkah berkelanjutan menjaga kelestarian ekosistem pesisir Sambelia agar tetap produktif dan seimbang.

    Menurut Kepala Desa Padak Guar, Tarmizi, masyarakat sangat menyambut baik dukungan PLN. “Terima kasih kepada PLN atas bantuan pemulihan dan pengaktifan kembali ekowisata hutan mangrove Padak Guar. Warga sudah lama menantikan dukungan seperti ini agar lingkungan tetap terjaga dan potensi ekonomi lokal terbuka,” ujarnya.

    Bantuan rehabilitasi mangrove di Padak Guar ini adalah tahap pertama dari program yang telah direncanakan PLN UIP Nusra. Tahap kedua akan dilaksanakan dengan penanaman bersama bibit mangrove yang dijadwalkan pada November 2025.

    Laman: 1 2

  • Dekatkan Akses Kesehatan, PLN Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Ring 1 PLTP Ulumbu

    Dekatkan Akses Kesehatan, PLN Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Ring 1 PLTP Ulumbu

    Ruteng, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, PLN menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga Ring 1 pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu Unit 5–6 di Mano, Desa Mocok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (3/10/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari Benefit Sharing Program (BSP), lanjutan dari layanan kesehatan serupa yang sebelumnya digelar di Desa Wewo dan Desa Wae Ajang. Pada dua lokasi tersebut, program telah melayani hingga 400 orang.

    Melalui layanan ini, masyarakat di Gendang Mano mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat dan vitamin, serta dukungan fasilitas medis seperti alat ukur tinggi dan berat badan yang diserahkan kepada Puskesmas setempat.

    Tua Gendang Mano, Fransius Ngalot, menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah membawa dampak nyata bagi warga Mano melalui layanan kesehatan gratis tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang masih kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

    “Kami berterima kasih kepada PLN. Sampai saat ini masyarakat Mano masih sangat sulit untuk mendapatkan layanan kesehatan karena jarak yang jauh,” ujarnya.

    Perwakilan masyarakat Mano, Tobias Atung, juga mengapresiasi perhatian PLN terhadap masyarakat Poco Leok. Ia berharap program pelayanan kesehatan tanpa biaya ini dapat dilaksanakan secara rutin di wilayah tersebut.

    Laman: 1 2

  • PLN Dorong Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih

    PLN Dorong Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih

    Labuan Bajo, infopertama.com – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong terwujudnya integrasi sistem kelistrikan hijau lintas negara di Asia Tenggara melalui pembangunan ASEAN Power Grid sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mempercepat tercapainya Net Zero Emissions.

    Hal ini tercermin dalam agenda The 41st Heads of ASEAN Power Utilities/Authorities (HAPUA) Council Meeting yang digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (3/10).

    Executive Director ASEAN Centre for Energy (ACE), Ir. Ts. Abdul Razid Dawood menyampaikan bahwa ASEAN Power Grid merupakan salah satu tonggak penting integrasi energi di kawasan Asia Tenggara untuk mewujudkan aksesibilitas, keterjangkauan, dan keberlanjutan energi bersih di masa depan.

    “ASEAN Power Grid ini akan meningkatkan ketahanan energi bagi semua negara anggota ASEAN. Tentu saja kita juga harus mengatasi persoalan keterjangkauan sekaligus memastikan keberlanjutan energi dalam rangka mencapai target penurunan emisi karbon,” ujarnya.

    Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wanhar menyampaikan bahwa hasil dari HAPUA Council Meeting tahun ini akan menjadi fondasi penting dalam merumuskan target dan strategi baru ASEAN Plan of Action for Energy Cooperation (APAEC) Phase III 2026–2030 khususnya terkait program ASEAN Power Grid.

    “Fase baru ini menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, peningkatan ketahanan energi, serta mendorong transformasi energi yang adil dan inklusif,” ujar Wanhar.

    Laman: 1 2 3

  • Ajang PLN Journalist Awards 2025 Dibuka, Apresiasi untuk Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional

    Ajang PLN Journalist Awards 2025 Dibuka, Apresiasi untuk Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional

    Jakarta, infopertama.com – PT PLN (Persero) kembali mengajak para insan jurnalis untuk berpartisipasi dalam ajang PLN Journalist Awards (PJA) 2025. Mengusung tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, pendaftaran dan pengumpulan karya telah dibuka hingga 23 Oktober 2025.

    Ajang tahunan ini menjadi kesempatan emas bagi para jurnalis di seluruh Tanah Air untuk mengikutsertakan karya terbaiknya melalui 6 (enam) kategori yang dilombakan, yakni karya tulis hard news, karya tulis feature, audio visual hard news, audio visual feature, foto cerita, dan foto tunggal.

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, kontribusi jurnalis dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri mengenai penyediaan dan pengelolaan energi yang produktif di sektor ketenagalistrikan sangatlah krusial. Lewat dukungan ini dirahapkan dapat memberikan semangat positif bagi Indonesia dalam mendorong kedaulatan energi nasional melalui ketahanan dan kemandirian energi.

    “PLN Journalist Awards 2025 merupakan bentuk penghargaan dari PLN kepada para insan jurnalis di seluruh Tanah Air yang telah konsisten mendukung penyebaran informasi mengenai pengelolaan dan produktivitas di sektor ketenagalistrikan dalam upaya mencapai kedaulatan energi nasional,” ujar Darmawan.

    Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto mengatakan, pada PJA 2025, PLN menetapkan 3 subtema karya yang bisa dipilih oleh para peserta, yakni Swasembada Energi dari Hulu ke Hilir, Listrik sebagai Energi Berkeadilan: Fondasi Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan Rakyat Wilayah 3T, serta Akselerasi Energi Hijau untuk Mewujudkan Masa Depan Berkelanjutan.

    Laman: 1 2

  • Dari Lahan Tidur ke Hortikultura, PLN UIP Nusra Sabet Penghargaan Desa Berdaya dari Kemendes PDTT

    Dari Lahan Tidur ke Hortikultura, PLN UIP Nusra Sabet Penghargaan Desa Berdaya dari Kemendes PDTT

    Ruteng, infopertama.com – Upaya PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam memberdayakan masyarakat sekitar kawasan panas bumi berbuah manis.

    Program “Membangun Desa Panas Bumi dengan Hortikultura” yang dijalankan bersama kelompok tani di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, berhasil meraih Penghargaan CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) serta Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF).

    Penghargaan yang diberikan Selasa (30/9/2025) ini menegaskan bahwa transisi energi tidak hanya soal listrik bersih, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

    Di Poco Leok, lokasi rencana pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6, masyarakat kini punya lahan hortikultura produktif, akses air bersih, hingga kelompok tani yang mandiri.

    Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP Nusra membangun jaringan pipa sepanjang 3 kilometer dan 4 unit MCK baru.

    Tak hanya itu, 50 warga mendapat pelatihan, terbentuk 10 kelompok tani, dan bersama-sama mereka mengelola lahan seluas 1,6 hektare untuk budidaya hortikultura.

    Langkah ini sekaligus menjawab persoalan gizi dan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di tiga desa sekitar PLTP Ulumbu dengan angka stunting, yakni Desa Wewo 22,9%, Desa Lungar 18,4%, dan Desa Mocok 20,2%.

    Sementara, lebih dari 23 ribu jiwa atau 6,64% penduduk Manggarai juga masih hidup dalam kemiskinan tinggi.

    Dampak positif program ini telah dirasakan langsung masyarakat. Pendapatan keluarga meningkat rata-rata Rp 550.000 per bulan, 72 keluarga mandiri pangan dari kebun sendiri, 28 keluarga menikmati air bersih, 54 keluarga memperoleh tambahan penghasilan, dan 83 warga membuka usaha tani baru.

    Laman: 1 2

  • PLN UIP Nusra Menggelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Ring 1 PLTP Ulumbu

    PLN UIP Nusra Menggelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Ring 1 PLTP Ulumbu

    Ruteng, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menyalurkan bantuan layanan kesehatan gratis kepada warga Desa Wewo dan Desa Wae Ajang ring 1 proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 (2×20 MW) Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, 26-27 September 2025.

    Kegiatan Benefit Sharing Program (BSP) yang berlangsung di Puskesmas Ponggeok, Desa Wewo, dan rumah gendang Desa Wae Ajang ini merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat sekitar saat kegiatan sosialisasi Free Prior Informed Consent (FPIC) pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

    Bantuan layanan kesehatan gratis ini mencakup pengecekan kesehatan, pemberian obat dan vitamin, di antaranya yusimox, salesmol, desenta, ranitidin, hingga ibuprofen, serta pemenuhan fasilitas puskesmas, seperti alat pengukur tinggi dan berat badan.

    Kepala Puskesmas Ponggeok, Adrianus Gaur, mengatakan lantaran tercetus dalam kegiatan FPIC, bantuan ini menyentuh langsung kebutuhan vital warga Desa Wewo. Adapun sasaran kegiatan ini, kata Adrianus, ialah kelompok rentan mulai dari bayi, ibu hamil, sampai lansia.

    “Hari ini yang ikut pengobatan gratis di Puskesmas Ponggeok sekitar 400 orang. Karena memang wilayah ini jauh dari faskes tingkat pertama dan topografi yang sulit. Terima kasih PLN yang telah membantu kami. Semoga kegiatan ini tidak terputus di sini dan berlanjut setiap tahun,” kata Adrianus.

    Tokoh muda Desa Wewo, Serliana Nerta, turut mengapresiasi PLN yang telah memberikan perhatian kepada warga Desa Wewo. Ia tak memungkiri pelayanan kesehatan yang diberikan sangat baik, begitu juga alat-alat pengecekan kesehatan yang disalurkan.

    “Saya sangat senang dengan kegiatan semacam ini yang memungkinkan kami untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya. Semoga ke depannya, program serupa akan terus ada,” ucap Serliana.

    Senada dengan Serlina, Ketua Gendang Naput, Alex Jembot, berharap melalui program BSP PT PLN (Persero) UIP Nusra, warga Gendang Naput semakin menyadari pentingnya hidup sehat. Di sisi lain, Alex menegaskan, operasional PLTP Ulumbu selama ini tidak mengganggu kelangsungan hidup masyarakat sekitar.

    “PLTP Ulumbu tidak memengaruhi kesehatan masyarakat di sini, kita tetap hidup seperti biasa, juga dengan tumbuhan di sini. Saya berharap PLN tetap akrab dengan masyarakat di sini,” ujar Alex.

    General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, mengatakan program BSP ini merupakan komitmen dan tanggung jawab PLN untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat, termasuk fasilitas sanitasi dan kesehatan, sekitar wilayah pembangunan.

    Laman: 1 2

  • TJSL PLN UIP Nusra Gandeng Komunitas GELISAH Ubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi

    TJSL PLN UIP Nusra Gandeng Komunitas GELISAH Ubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi

    Mataram, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama komunitas Gerakan Lingkungan Sampah Nihil (GELISAH) memperkuat inisiatif peduli lingkungan melalui program Bottle Up.

    Program ini mengolah botol plastik bekas menjadi produk kreatif bernilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.

    Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diluncurkan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2025.

    Sejak itu, pegawai PLN bersama masyarakat setempat mengumpulkan botol plastik melalui drop box yang ditempatkan di lingkungan kerja UIP Nusra.

    Sampah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada komunitas GELISAH untuk diolah menjadi produk bermanfaat.

    Pendiri komunitas GELISAH, Lailatul Ulfah, menyebut program ini berhasil mengumpulkan tiga karung besar botol plastik.

    Bahan baku tersebut diolah menjadi asbak, tatakan gelas, papan ujian, jam dinding, hingga berbagai kerajinan rumah tangga.

    “Alhamdulillah, lewat dukungan TJSL PLN kami mendapat mesin cacah, oven, dan perlengkapan produksi lainnya. Dengan alat ini kapasitas produksi meningkat. Bahkan, beberapa produk mulai dilirik hotel-hotel di sekitar Mataram meski belum resmi diluncurkan ke pasar,” ujar Ulfah.

    Program Bottle Up juga mendorong partisipasi warga Kampung Banjar, Ampenan, tempat rumah produksi komunitas berada. Warga bisa menukar sampah botol plastik seharga Rp5.000 per kilogram, dan Rp7.000 per kilogram untuk tutup galon.

    “Selain membuka peluang kerja bagi remaja dan ibu rumah tangga, sebagian hasil penjualan produk kami salurkan untuk kegiatan sosial di kampung. Jadi manfaatnya tidak hanya lingkungan yang lebih bersih, tapi juga berdampak ekonomi langsung bagi warga,” kata Ulfah.

    Laman: 1 2 3

  • TJSL PLN Hadirkan Kantin Sekolah dari Batako FABA di SMKN 2 Lembar

    TJSL PLN Hadirkan Kantin Sekolah dari Batako FABA di SMKN 2 Lembar

    Mataram, infopertama.com – Kantin SMKN 2 Lembar, Lombok Barat, kini hadir lebih tertata, kokoh, dan layak berkat pemanfaatan batako berbahan fly ash bottom ash (FABA) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang.

    Pembangunan kantin ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra). Proyek tersebut melibatkan kolaborasi dengan UMKM binaan yang mengolah FABA menjadi batako ramah lingkungan.

    Wakil Kepala Sekolah SMKN 2 Lembar, Iskandar Sukmana, menjelaskan pembangunan kantin baru ini memakan waktu sekitar satu bulan, mulai dari fondasi hingga tahap akhir penyelesaian.

    “Kantin ini langsung kami operasikan untuk melayani kebutuhan para siswa dan guru di lingkungan sekolah karena memang sangat dibutuhkan,” ujar Iskandar.

    Iskandar menambahkan, batako berbahan FABA memiliki kualitas yang baik. Selain itu, material ini juga memiliki daya lekat yang cepat dan kuat ketika dicampurkan dengan semen.

    “Lewat bantuan PLN ini, kami kini memiliki kantin sekolah yang lebih layak. Bahkan sisa batako dari pembangunan kantin juga akan kami manfaatkan untuk membangun pagar pembatas sekolah,” katanya.

    Salah satu siswa SMKN 2 Lembar, Qiqi Al Laqi, turut menyampaikan rasa senangnya atas hadirnya kantin baru tersebut.

    “Saya baru tahu kalau kantin ini dibangun dari limbah PLTU. Sekarang kantinnya lebih bagus, bersih, dan nyaman dibanding kantin kami sebelumnya,” ungkap siswa jurusan Akomodasi Perhotelan itu.

    Rasa syukur juga datang dari pengelola kantin sekolah, Ibu Ayat, yang menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas dukungan pembangunan fasilitas ini.

    Laman: 1 2

  • Gelar Edukasi K3L, PLN UIP Nusra Ajak Mahasiswa Universitas Narotama Jadi Agen Keselamatan Listrik

    Gelar Edukasi K3L, PLN UIP Nusra Ajak Mahasiswa Universitas Narotama Jadi Agen Keselamatan Listrik

    Mataram, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggelar edukasi keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan (K3L) kepada civitas akademika Universitas Narotama, Surabaya, Jawa Timur.

    Dengan tema “Mahasiswa Cakap K3L: Mengenal Bahaya, Bertindak di Lingkungan Kampus”, kegiatan ini membekali mahasiswa cara mengenali potensi bahaya listrik, memahami prinsip K3L, hingga langkah preventif maupun responsif saat darurat.

    Edukasi berlangsung dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Peserta diberi pemahaman mengenai risiko kecelakaan listrik, penggunaan listrik yang aman, serta cara pencegahan dan penanganan insiden.

    Officer K3 dan Keamanan PLN UIP Nusra, Ahmad Faisal Kurniawan, mengingatkan mahasiswa bahwa bahaya listrik kerap muncul akibat peralatan tidak standar, kabel terkelupas, stop kontak rusak, hingga adaptor berlebihan.
    “Kesadaran mahasiswa sangat penting. Banyak kecelakaan bisa dicegah hanya dengan langkah sederhana, seperti tidak menumpuk steker, tidak menyentuh kabel telanjang, dan segera melapor bila ada instalasi rusak,” ujarnya.

    Ahmad Faisal juga mengajak mahasiswa menjadi agen keselamatan listrik yang mampu menyebarkan perilaku aman, baik di kampus maupun masyarakat. “Ini bentuk tanggung jawab PLN, khususnya bidang K3, untuk membangun kesadaran penggunaan listrik secara bijak,” katanya.

    Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Alumni, dan Tracer Study, Tahegga Primananda Alfath, memberikan apresiasi atas kegiatan edukasi K3L yang digelar PT PLN (Persero) UIP Nusra. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkan pola pikir sistematis dalam menghadapi berbagai potensi risiko di lingkungan sekitar.

    Laman: 1 2

  • Kompak, PLN dan Kejati NTT Komitmen Akselerasi Penyelesaian PSN di NTT

    Kompak, PLN dan Kejati NTT Komitmen Akselerasi Penyelesaian PSN di NTT

    Kupang, infopertama.com – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Kejaksaan Negeri Manggarai, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, serta PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), menguatkan sinergi dan komitmen dalam penuntasan Proyek Strategis Nasional (PSN) ketenagalistrikan wilayah NTT melalui rapat monitoring dan evaluasi (monev) pendampingan hukum, Kamis, 11 September 2025.

    Rapat monev ini bertujuan untuk memonitoring progres penyelesaian proyek, mengidentifikasi kendala dan tantangan, serta merumuskan solusi atas kendala yang dihadapi, baik berupa litigasi maupun non litigasi.

    Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati NTT, Choirun Parapat, menyatakan sinergi antar lembaga menjadi kunci utama untuk mengakselerasi penyelesaian PSN.

    Forum ini, kata Choirun, merupakan wujud nyata kolaborasi antara Kejaksaan melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) dengan PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara.

    “Kami berkomitmen memberikan pendampingan hukum yang efektif untuk memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai koridor hukum, akuntabel, dan tepat waktu, terutama dalam penyelesaian isu ganti rugi lahan yang krusial,” ujar Choirun.

    Kejaksaan Tinggi NTT berharap seluruh hambatan hukum dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat segera teratasi, sehingga proyek strategis yang menjadi prioritas nasional ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di NTT.

    Manager Pertanahan dan Aset UIP Nusra, Michael Marrung, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan peran aktif kejaksaan dalam memberikan pendampingan hukum.

    Laman: 1 2