Tag: Abdul Nahwan

  • Tokoh Adat Kawasan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok, Sebut PLN itu Sudah Seperti Anak Kami

    Ruteng, infopertama.com – Rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diamanatkan kepada PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) semakin memperat hubungan kekeluargaan antara masyarakat sekitar dengan perusahaan.

    Tokoh adat Desa Wewo, Petrus Mararaget, bahkan menyebut hubungan antara masyarakat adat Poco Leok dengan PT PLN (Persero) layaknya orang tua dan anak yang saling membutuhkan dan saling melengkapi satu sama lain.

    “Sejak awal kami menerima secara adat. Dan, pihak PLN sudah menerima adat dari kami. Sangat luar biasa. (Sekarang) Kami menganggap orang PLN itu sudah seperti anak kami,” ucap Petrus Mararaget.

    Tokoh Adat
    Tokoh Adat Wewo, Petrus Mararaget menyampaikan dukungan pengembangan PLTP Ulumbu

    Petrus Mararaget beserta masyarakat Desa Wewo terharu menyaksikan pihak PT PLN (Persero) UIP Nusra dengan hikmat dan penuh hormat menjalankan setiap proses adat yang berlaku di Desa Wewo, seperti adat tabe gendang.

    “Kami sampaikan dengan menerima adat seperti ini, jangan khawatir lagi. kita anggap PLN sebagai orang Wewo. Dengan sosialisasi seperti ini kami bangga sekali, berarti kami tahu pihak PLN menghargai kami masyarakat Desa Wewo,” lanjut Petrus Mararaget.

    Bukan hanya Petrus, warga Gendang Lelak, Yohanes Haman, bahkan getol mendukung proyek pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok. Menurutnya banyak dari rumah tangga, khususnya di Gendang Lelak, yang mendambakan listrik PLN.

    “Proyek ini akan banyak membawa kebaikan bagi masyarakat Gendang Lelak. Bahkan, dengan kehadiran proyek ini bisa membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak kami ke depannya,” kata Yohanes Haman.

    Laman: 1 2 3

  • PLN UIP Nusra Kembangkan Berbagai Sektor Potensial di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

    Ruteng, infopertama.com – Dalam rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu 5-6 di Poco Leok, Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut memerhatikan dan memberdayakan sektor sosial budaya dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan pengembangan PLTP Ulumbu.

    Di samping menjalankan amanat pemerintah dalam transisi energi baru terbarukan (EBT) di wilayah panas bumi Flores, PT PLN (Persero) UIP Nusra meninjau berbagai potensi dan permasalahan yang ada di kawasan sekitar dalam rangka menghadirkan program corporate social responsibility (CSR) yang tepat sasaran dan tepat manfaat.

    Sepanjang penggarapan proyek strategis nasional (PSN) PLTP Ulumbu 5-6, PT PLN (Persero) secara terbuka menampung aspirasi masyarakat sekitar wilayah pengembangan dalam kegiatan sosialisasi free prior informed consent (FPIC).

    Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat sekitar kawasan pengembangan, terutama masyarakat adat, dapat memeroleh informasi secara lengkap dan transparan terkait pengembangan PLTP Ulumbu 5-6, mulai dari manfaat sampai risikonya.

    Kegiatan ini telah laksanakan di tiga desa di Poco Leok, yakni Desa Wewo, Desa Lungar, dan Desa Mocok, yang tersebar di berbagai gendang seperti Gendang Lale, Pong Kukung, dan Gendang Gonggor di Desa Wewo.

    FPIC juga digelar bersama warga gendang Mesir, Mano, Lelak, Leda, Nderu, Cako, Ncamar, Tere Jong, Lengkong di Desa Lungar, dan warga gendang Mori, Rebak, Pong Utung di Desa Mocok.

    Laman: 1 2 3

  • Genjot Pariwisata NTB, PLN UIP Nusra Monitor Progress PLTU Sambelia dan Serahkan Bantuan Golis untuk Desa Padak Guar

    Mataram, infopertama.com – General Manager (GM) dan Senior Manager (SRM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melakukan kunjungan manajemen untuk memantau progres pekerjaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Fast Track Program (FTP) kapasitas 2×50 MW Padak Guar, Sambelia, Lombok Timur, NTB, Kamis, 22 Februari 2024.

    PLTU yang ditargetkan Commercial Operation Date (COD) unit 1 pada 2024 ini diproyeksikan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, memperkuat sistem kelistrikan Lombok, serta mendukung sektor pariwisata di NTB.

    GM PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan proyek pembangunan PLTU yang sempat terkendala pandemi itu kini menjadi fokus PLN untuk memacu progres PLTU agar manfaatnya dapat segera dinikmati masyarakat.

    “PLTU Sambelia ditargetkan mendorong masuknya investasi di Lombok seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas untuk pengembangan pariwisata dan event internasional,” kata GM Abdul Nahwan.

    Kegiatan kunjungan manajemen ke PLTU Sambelia ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dua unit gerobak sampah listrik (golis) karya SMKN 3 Mataram binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra untuk keperluan pengelolaan sampah di Desa Padak Guar.

    Selain untuk keperluan pengelolaan sampah desa, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ini dimaksudkan untuk memperkenalkan kendaraan listrik dan menumbuhkan minat masyarakat setempat pada kendaraan listrik.

    “Di hadapan kita sudah ada golis yang akan kita serahkan untuk keperluan desa, mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan bisa menyebar serta diminati masyarakat,” ucap GM Abdul Nahwan.

    Laman: 1 2

  • PLN UIP Nusra Komitmen Program Hortikultura Poco Leok Berkelanjutan

    Ruteng, infopertama.comPT PLN (Persero) Unit induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) tengah memperjuangkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Perluasan jaringan ini bertujuan demi tercakupnya jangkauan listrik ramah lingkungan secara lebih menyeluruh. Sehingga, menghadirkan kesetaraan dalam akses listrik bagi masyarakat NTT.

    Di tengah upaya pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di wilayah panas bumi melalui pembangunan pembangkit dalam visi bauran EBT 23% pada bauran energi nasinal 2025, PT PLN (Persero) UIP Nusra turut meninjau potensi wilayah sekitar proyek untuk ketepatan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), yakni program bantuan hortikultura.

    “Program ini menghimpun 10 kelompok tani binaan. PT PLN (Persero) UIP Nusra hadir sampai dengan proses penjualan hasil tani hortikultura,” ucap GM PT PLN (Perser) UIP Nusra, Abdul Nahwan.

    PT PLN (Persero) UIP Nusra berkomitmen terus mengawal keberlanjutan program TJSL hortikultura terhadap 10 kelompok tani binaan di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, NTT.

    Keberlangsungan program corporate social responsibility (CSR) ini penting untuk kesejahteraan petani Poco Leok. Terutama, dalam kemandirian ekonomi, bagi masyarakat sekitar kawasan pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

    Hortikultura Poco Leok

    Sampai saat ini, terdapat 10 kelompok tani Poco Leok yang tetap aktif dan produktif menghasilkan sayur mayur hasil panen yang berkualitas dan bernilai jutaan rupiah.

    Laman: 1 2

  • PLN UIP Nusra Gandeng Siswa SMK di Manggarai Gelar Pelatihan Konversi Molis di SMK Santo Aloisius

    Ruteng, infopertama.comPT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melebarkan cakupan program pelatihan konversi motor BBM ke Kendaraan Bermotor Listrik (molis) Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai persiapan akselerasi transisi energi di wilayah Nusa Tenggara.

    Setelah menggelar pelatihan konversi molis bagi guru dan siswa di SMKN 3 Mataram, kini, PT PLN (Persero) menggandeng SMK Santo Aloisius Ruteng, Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa dan guru dalam menghadapi net-zero emission (NZE) 2060 di bidang kendaraan listrik.

    Program Pendidikan Pelatihan Konversi Motor BBM ke Motor Listrik Untuk Guru & Siswa SMK Kab. Manggarai – Flores yang akan berlangsung selama empat hari (23-26 Januari 2024) ini diikuti oleh 20 peserta (guru dan murid) yang terdiri dari SMK Santo Aloisius Ruteng, SMKN Bina Kusuma, SMKN 1 Wae Ri’I, dan SMK Gonzaga Mbay Kabupaten Nagekeo.

    Kegiatan pelatihan ini telah dibuka secara resmi oleh Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit di aula SMK Santo Aloisius Ruteng, Selasa, 23 Januari 2024.

    Dalam sambutannya, Bupati Herybertus Nabit menceritakan asal mula program pelatihan ini yang terbentuk melalui diskusi sederhana dengan PT PLN (Persero) UIP Nusra.

    “10 atau 20 tahun ke depan, (motor konversi) akan menjadi sesuatu yang besar di daerah kita. Fungsi Pemda adalah menjembatani kebutuhan masyarakat dengan mencari peluang-peluang yang ada,” ucap Bupati Herybertus Nabit.

    Bupati Herybertus Nabit juga mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) UIP Nusra yang telah merangkul dan memberdayakan generasi muda NTT untuk dapat bersaing dan menghadapi era transisi energi beberapa tahun mendatang.

    Laman: 1 2 3

  • PLN UIP Nusra Raih Penghargaan Zero Accident dalam Pencanangan Bulan K3 NTB

    Mataram, infopertama.comPT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meraih penghargaan zero accident atas pencapaian dalam memitigasi dan mengurangi terjadinya kecelakaan kerja selama menjalankan amanah pemerintah dalam penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan sepanjang 2022.

    Predikat zero accident ini diserahkan dalam gelaran Pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi NTB dengan tema “Budayakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sehat dan Selamat dalam Bekerja Terjaga Keberlangsungan Usaha” di Halaman Kantor Gubernur NTB, Senin, 15 Januari 2024.

    Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Pejabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, kepada PT PLN (Persero) UIP Nusra, PT Nindya Lestari KSO Kabupaten Sumbawa Barat, PT Sumbawa Timur Mining Kabupaten Dompu, PT Angkasa Pura 1 Kabupaten Lombok Tengah, dan sejumlah perusahaan lainnya yang turut meraih pencapaian zero accident.

    “Zero accident artinya nihil kecelakaan kerja selama beroperasinya perusahaan tersebut. Ini penghargaan dari pusat kepada setiap perusahaan yang berhasil mengendalikan penyakit akibat kerja. Berhasil menciptakan kondisi pekerjaan yang aman dan pekerjannya mendapatkan layanan kesehatan dan hak-hak lainnya secara baik dan memadai,” ucap I Gede Putu Aryadi.

    Sementara itu, Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, dalam sambutannya mengatakan pemerintah Provinsi NTB melalui Disnakertrans NTB berhasil meraih 6 prestasi nasional berkat kolaborasi, dukungan, dan tumbuhnya komitmen dari seluruh habitat dunia tenaga kerja baik dari unsur pemerintah hingga asosiasi pekerja dalam mencapai apa yang telah diikhtiarkan.

    Laman: 1 2

  • Siagakan Petugas, PLN Pastikan Kesiapan Keandalan Pasokan Listrik Menyambut Nataru

    Jakarta, infopertama.com PT PLN (Persero) menggelar Apel Siaga Kelistrikan Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024 secara nasional pada Rabu (20/12). Apel ini untuk memastikan kesiapan pasokan listrik dan petugas dalam menjaga pasokan dan keandalan listrik selama perayaan Nataru 2024 di seluruh penjuru Indonesia.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan dalam momen Nataru ini, PLN siap menjaga keandalan pasokan listrik. Dan, melayani seluruh kebutuhan pelanggan agar masyarakat bisa merayakan Nataru dengan aman dan nyaman.

    “Dalam Apel siaga kali ini, kami memastikan kesiapan pasokan listrik, petugas siaga dan peralatan dalam kondisi aman. Kita ingin memastikan bahwa dalam rangka momentum Nataru ini harus zero mistake, zero tolerance, zero blackout. Apapun tantangannya harus bisa kita selesaikan satu persatu,” ucap Darmawan saat Apel Siaga Kelistrikan, di Kantor Pusat PLN, Jakarta.

    Darmawan menjelaskan, tantangan perayaan Nataru 2024 kali ini adanya potensi cuaca ekstrem akibat dampak dari El Nino. Seperti kekeringan panjang yang kemudian diikuti hujan dengan curah yang tinggi, disertai petir, angin kencang dan banjir. Hal tersebut juga mengancam instalasi ketenagalistrikan PLN.

    “Untuk itu kami sudah mempersiapkan sejak jauh hari setiap pembangkit kami, jaringan transmisi, jaringan distribusi, control center hingga operasi layanan pelanggan,” kata Darmawan.

    PLN memprediksi kebutuhan listrik masyarakat di momen Nataru 2024 adalah sebesar 43 Gigawatt (GW). Sementara PLN memiliki daya mampu pasok lebih dari 50 GW. Artinya dari sisi kecukupan daya, statusnya sangat aman.

    Laman: 1 2 3

  • Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu 5-6 Tahap I Rampung, PLN: Sinergi antara Pemangku Kepentingan Menjadi Kunci Sukses

    Mataram, infopertama.comPT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2 telah berhasil mengamankan aset (pengadaan tanah) seluas 7,9 hektare untuk pengembangan Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Ulumbu (2×20 MW) unit 5-6 di Poco Leok, Kec. Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Proses penyerahan hak atas aset tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran, I Nyoman Mertayasa, kepada Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra, Dede Mairizal, dalam rapat Monev Pengadaan Tanah dan Penyerahaan Sertifikat Hak Atas Tanah Aset Wilayah Kerja Pulau Flores, di Surabaya, Senin, 18 Desember 2023.

    Tahapan pengadaan tanah PLTP Ulumbu 5-6 tahap I sudah dimulai sejak Januari 2022. Hal ini diawali dengan tahap perencanaan sampai penyerahan hasil pada Desember 2023.

    Sepanjang proses tersebut, PT PLN (Persero) UIP Nusra telah menuntaskan proses permohonan pelaksanaan pengadaan tanah, pendelegasian kewenangan dan penugasan, sosialisasi inventarisasi, inventarisasi dan identifikasi, penilaian, musyawarah penetapan bentuk ganti rugi, pemberian ganti rugi dan pelepasan hak, serta penyerahan hasil penetapan konsinyasi.

    Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu
    PT PLN menyerahkan Ganti Rugi kepada salah satu pemilih lahan pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok beberapa waktu lalu

    Untuk tahap I, PT PLN (Persero) UIP Nusra fokus pada wellpad D, E, F, dan G yang berada di Desa Mocok, Lungar, dan Wewo.

    General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan di tahun 2024 PLN akan menuntaskan pengadaan lahan tahap II yang saat ini tengah dalam proses penetapan lokasi untuk wellpad H, I, J dan Access Road.

    Laman: 1 2

  • Siap Mengaspal, PLN dan SMKN 3 Mataram Serah Terima 34 Motor Hasil Program Konversi Gratis KESDM

    Mataram, infopertama.com – Mitra binaan PLN Peduli PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), SMKN 3 Mataram, telah melaksanakan serah terima 34 unit motor konversi hasil program konversi gratis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kepada pemilik kendaraan, Jumat 15 Desember 2023.

    Sebanyak 34 motor BBM sudah berhasil dikonversi dan siap mengaspal melalui kolaborasi dan sinergi SMKN 3 Mataram jurusan otomotif, listrik, dan las, dengan tim Bintang Racing Team (BRT) dan seluruh stakeholder yang terlibat.

    Sejak pendaftaran dibuka pada 7 Desember 2023 sampai dengan penutupan program pada 15 Desember 2023, SMKN 3 Mataram berhasil mengkonversi sebanyak 34 unit motor BBM menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KLBB).

    Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, memaparkan terdapat 72 unit kendaraan milik perangkat sekolah maupun masyarakat umum yang tertarik dan mendaftarkan kendaraan mereka untuk mengikuti program konversi gratis.

    Setelah dilakukan cek tipe, 40 unit kendaraan dinyatakan lolos. Selanjutnya, dari total tersebut, 6 unit kendaraan dinyatakan gagal memenuhi beberapa persyaratan, seperti tidak adanya BPKB atau mati pajak.

    “Walaupun dalam prosesnya mungkin masih ada beberapa kekurangan yang menjadi evaluasi. Hari ini kami buktikan SMKN 3 Mataram sudah mampu melaksanakan kegiatan konversi ini dengan dukungan dari stakeholder yang ada,” ucap Sulman Haris.

    Sulman Haris mengatakan, bersamaan dengan suksesnya program konversi gratis ini, semakin membuktikan bahwa SMK bisa menjadi pencipta tenaga kerja dan pelaku industri dengan konsep satu siswa satu usaha.

    Laman: 1 2 3

  • Laksanakan Mandat Pemerintah, PLN UIP Nusra dan SMKN 3 Mataram Konversi Puluhan Motor BBM Menjadi Motor Listrik

    Mataram, infopertama.com – Dalam rangka menggaungkan penggunaan kendaraan berbasis listrik sekaligus meningkatkan kesiapan SDM menyambut transisi energi, pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), menawarkan 50 unit sepeda motor milik perangkat SMKN 3 Mataram ataupun masyarakat umum untuk dikonversi secara gratis dari sepeda motor BBM menjadi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KLBB).

    Penawaran ini dimandatkan pemerintah melalui skema kerja sama antara Kementerian ESDM, program PLN Peduli PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), dan SMKN 3 Mataram.

    Penawaran konversi gratis ini memiliki beberapa tahapan. Tahapan pertama yaitu cek fisik kendaraan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian, Bripka I Ketut Urip didampingi oleh tim konversi dari SMKN 3 Mataram pada Kamis, 7 Desember 2023.

    “Yang sudah terdaftar ada 55 unit untuk mengikuti kegiatan konversi ini. Tapi ada proses verifikasi terlebih dahulu dari pihak Bintang Racing Team (BRT),” ucap koordinator pendaftaran konversi, M. Rezal Jasin.

    Ada beberapa persyaratan kendaraan yang mesti diperhatikan sebelum terdaftar dalam program konversi gratis ini, yakni sepeda motor dengan kapasitas mesin 110 cc, memiliki surat kendaraan bermotor lengkap dan aktif, pajak kendaraan bermotor sudah lunas dibayar, mengisi data lengkap (nama, nomor KTP, tipe kendaraan, dan nomor polisi), serta siap untuk memberikan izin mengganti mesin BBM menjadi mesin listrik.

    Dalam program ini, biaya konversi kendaraan para pendaftar ditanggung oleh insentif pemerintah dan korporasi melalui program corporate social responsibility (CSR).

    Laman: 1 2

  • PLTU Timor-1 Unit #2 Siap Perkuat Sistem Kelistrikan Pulau Timor dan Siaga Nataru 2023

    Kupang, infopertama.comPT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3 telah berhasil melaksanakan tahapan first synchronization atau sinkron perdana Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor-1 (2×50 MW) unit #2 pada Sabtu, 2 Desember 2023.

    Sinkronisasi perdana PLTU Timor-1 unit #2 ini merupakan milestone penting dalam pembangunan PLTU setelah mengantongi Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) dari PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi sebagai lembaga negara yang menjalankan kegiatan sertifikasi dibidang ketenagalistrikan yang telah melewati rangkaian tahapan tes komisioning dipersyaratkan dan dilaksanakan oleh tenaga ahli bersertifikat melalui Standar Operasi Prosedur yang ketat.

    PLTU yang berlokasi di Dusun Panaf, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT, ini akan memperkuat sistem kelistrikan Pulau Timor sekaligus meningkatkan keandalan kelistrikan dalam siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 melalui jaringan 150 kV pada Sistem Timor.

    Setelah first sinkron, PLTU Timor-1 unit#2 masih harus melalui sejumlah tes sebelum memeroleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sehingga dapat beroperasi sepenuhnya.

    Siaga Nataru 2023
    PLTU Timor-1 unit #2 siaga Nataru 2023

    Serangkaian tes tersebut merupakan tahapan pengujian unit untuk keandalan performa pembangkit yang disyaratkan, yakni uji pembebanan (load test), uji lepas beban (load rejection), uji keandalan (reability run), dan performance test.

    General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan proyek strategis nasional (PSN) PLTU Timor-1 disiapkan agar pasokan listrik untuk Sistem Timor semakin andal, mendukung meningkatnya perekonomian daerah, menghidupkan iklim investasi didaerah Timor dan membuka peluang untuk penambahan pelanggan baru.

    Laman: 1 2

  • Menuju Tahap Konstruksi, PLN Serahkan Uang Ganti Untung kepada Pemilik Lahan Proyek PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok

    Mataram, infopertama.com – PT PLN (Persero) telah melangsungkan kegiatan penyerahan uang ganti untung kepada warga Poco Leok, kec. Satar Mese yang merupakan pemilik lahan dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT.

    Realisasi hak warga Poco Leok ini berlangsung di Kantor Camat Satar Mese, Senin, 27 November 2023. Dan, dihadiri oleh Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 2, Harnandi Adhityo, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manggarai, Siswo Hariyono, Camat Satar Mese, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Manggarai, kepala desa, warga setempat, dan perwakilan Bank NTT dan Bank BRI.

    Kepala Kantor BPN Manggarai, Siswo Hariyono, mengatakan pelaksanaan ganti untung ini juga sekaligus menandakan pelepasan hak warga atas tanah mereka kepada PT PLN (Persero) agar pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok dapat berjalan dengan lancar.

    Adapun jumlah lahan yang dilepas haknya sebanyak 86 bidang dengan total 68 orang pemilik lahan. Khususnya pada wellpad E, F, dan G dalam proyek PLTP Ulumbu 5-6. Melalui dialog dan diskusi dengan para pemilik lahan, PT PLN (Persero) bersama para pemilik lahan telah mencapai kesepakatan bersama terkait penentuan harga lahan.

    “Hari ini ada sebanyak 51 orang yang hadir untuk terima ganti untung dengan total seluruh uang sebesar Rp12 miliar. Sementara yang lain, masih ada yang belum tervalidasi karena belum melengkapi kelengkapan,” kata Siswo.

    Uang Ganti Untung
    Para pemilik lahan yang menerima uang ganti untung sedang membereskan administrasi dengan pihak Bank BRI dan Bank NTT

    Salah seorang pemilik lahan, Didimus Jegaut, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT PLN (Persero), BPN, dan pemerintah setempat yang telah bertanggung jawab dan mengedepankan haknya sebagai pemilik lahan dalam proyek PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok.

    “Hari ini saya sudah terima uang ganti untung lahan untuk proyek geothermal Poco Leok. Saya dan warga tetap terus mendukung proyek geothermal ini sampai kapan pun,” ucap Didimus Jegaut.

    Beberapa pemilik lahan lainnya juga antusias dalam menyambut pelaksanaan pemberian ganti untung. Tak sedikit di antara mereka telah memiliki rencana produktif sehubungan dengan uang ganti rugi yang diterima, mulai dari membeli lahan baru sampai menyekolahkan anak.

    “Uang ganti rugi ini saya harus ganti dengan tanah lagi. Artinya, bisa beli tanah di tempat lain untuk anak cucu. Kalau pun ada lebih, uang ini juga saya harus buat supaya berkembang. Bagi saya ini suatu rahmat, dan saya tentu menyampaikan terima kasih kepada PT PLN,” kata warga Poco Leok, Vinsen Godat.

    Para pemilik lahan berharap pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok dapat segera berjalan. Dan, segala konflik penolakan dapat segera berakhir.

    “Tanah adalah warisan leluhur dan budaya. Dengan diserahkannya lahan ini ke pemerintah, harapan kami akan mendatangkan kesejahteraan untuk warga Poco Leok,” ucap Vinsen Godat.

    Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) UPP Nusra 2, Harnandi Adhityo, menegaskan dengan terlaksananya ganti untung kepada pemilik lahan, agenda konstruksi pengembangan PLTP Ulumbu pun semakin dekat.

    Laman: 1 2

  • Panen Perdana, Kelompok Tani Hortikultura Poco Leok NTT Binaan PLN Raup Keuntungan Besar

    Ruteng, infopertama.comPT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) merintis program hortikultura melalui Desa Berdaya untuk para petani di wilayah Poco Leok, Satar Mese, Kab. Manggarai, NTT. Program ini mampu menyulap lahan tidur seluas 3,6 hektare menjadi sektor pertanian produktif. Serta, jadi sumber pendapatan utama bagi para anggota kelompok tani.

    Enam dari sepuluh kelompok tani binaan PLN yang tergabung kini sudah menuai hasil lewat panen perdananya dan meraup keuntungan. Ketua Kelompok Tani Ca Nai Cako, Hendrik Epol mengatakan, selama 3 bulan terakhir, para kelompok tani sudah menggelar 6 kali panen dengan keuntungan jutaan rupiah.

    Dari hasil panen itu, Hendrik bersama anggota kelompoknya juga telah membuka lahan baru untuk pengembangan hortikultura.

    “Luar biasa dan saya menyampaikan terima kasih banyak atas bantuan dan dukungan PLN bagi kami,” ucap Hendrik Epol.

    Pendamping kelompok tani hortikultura lainnya, Nova mengatakan, PLN juga turut serta memasarkan hasil panen sayuran hortikultura para kelompok tani ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Manggarai. Hasil tersebut diperoleh dari 4 jenis varietas sayur yang sudah mulai dipanen. Di antaranya 4.000 pohon sawi, 1.500 pohon pakcoy, 450 pohon bunga kol, dan 1.200 pohon fanbox.

    Untuk jenis tanaman lain seperti cabe, tomat, terong, timun, seledri, labu suprema, buncis, wortel serta lainnya diperkirakan akan dipanen tiga minggu mendatang.

    “Banyak sekali kemudahan selama ini, awalnya para petani cemas akan dijual ke mana semua sayur-sayur ini, puji Tuhan para pembeli memuji kualitas sayur binaan PLN,” ucap Nova.

    Laman: 1 2

  • Dorong Investasi di NTT, PLN Lakukan Rejection Test PLTU Timor 1 Unit 1

    Kupang, infopertama.comPT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Nusa Tenggara (UPP Nusra) 3 berhasil melakukan tes pembebanan atau load rejection test (LRT) hingga 100% terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor 1 Unit 1 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT),

    Suksesnya tahapan Load Rejection Test ini semakin mendekatkan langkah PT PLN (Persero) untuk menerbitkan sistem laik operasi (SLO) PLTU Timor 1 Unit 1 (50 MW).

    General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Abdul Nahwan, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung keberhasilan pengujian LRT di PLTU Timor 1.

    LRT adalah tes yang dilakukan untuk melihat kemampuan generator untuk tetap berputar dengan rated speed. Dan, kembali sinkron ke grid secepatnya setelah terlepas dari beban maksimalnya.

    Beban yang dilepaskan selama proses LRT PLTU Timor 1 Unit 1 berlangsung dengan aman dan sistem dapat bertahan.

    Proyek strategis nasional (PSN) PLTU Timor 1 yang dicanangkan untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Timor 100 MW, menopang kebutuhan listrik Pulau Timor. Dan, menambah daya mampu Sistem Timor ini sebelumnya telah melalui rangkaian tahapan lain, seperti boiler hydrotest, backfeeding, boiler first firing, dan first synchronization, reliability run.

    Rejection Test PLTU

    Infrastruktur kelistrikan ini disiapkan untuk mensuplai sistem kelistrikan Timor sebesar 100 MW. Sistem ini meliputi Kota Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Belu.

    Laman: 1 2

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Hortikultura Poco Leok Binaan PLN Raup Keuntungan Jutaan Rupiah

    Ruteng, infopertama.com – Program hortikultura melalui Desa Berdaya yang dirintis oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) untuk para petani di wilayah Poco Leok, Kec. Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT telah menjadi sumber pendapatan utama bagi para anggota kelompok tani yang tergabung.

    Dari sepuluh kelompok tani binaan PT PLN (Persero), enam di antaranya sudah menuai hasil lewat panen perdananya. Tak tanggung-tanggung, hasil panen hortikultura ini diborong para pengepul sayur dan meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.

    PT PLN (Persero) juga turut serta memasarkan hasil panen sayuran hortikultura para kelompok tani ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Manggarai.

    Hasil tersebut diperoleh dari 4 jenis varietas sayur yang sudah mulai dipanen, yakni 4.000 pohon sawi, 1.500 pohon pakcoy, 450 pohon bunga kol, dan 1.200 pohon fanbox.

    Untuk jenis tanaman lain seperti cabe, tomat, terong, timun, seledri, labu suprema, buncis, wortel serta lainnya diperkirakan akan dipanen tiga minggu mendatang.

    “Banyak sekali kemudahan selama ini, awalnya para petani cemas akan dijual ke mana semua sayur-sayur ini, puji Tuhan para pembeli memuji kualitas sayur binaan PLN,” ucap Nova, pendamping kelompok tani hortikultura.

    Kini, lahan hortikultura kelompok tani binaan PT PLN (Persero) itu memiliki nilai ekonomis tinggi dan secara nyata telah memperkuat basis ketahanan pangan untuk mendukung wilayah Poco Leok sebagai kawasan penyangga untuk Manggarai Raya.

    Melihat kebutuhan pasar yang semakin meningkat serta prospek dan keuntungan dari penjualan sayuran hortikultura yang menggiurkan. Tak sedikit kelompok tani lainnya membuka lahan hortikultura baru secara mandiri.

    Laman: 1 2