“Kalau kita mau hitung, tentu ada begitu banyak jiwa yang terselamatkan dan begitu banyak raga yang dipulihkan. Karena itu, hari ini kita hadir untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendedikasikan diri dalam karya pelayanan ini,” lanjutnya.
Secara khusus, Bupati Hery Nabit juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan tim dokter dari Australia yang selama bertahun-tahun terus mendukung pelayanan kesehatan di Yayasan St. Damian.
“Terima kasih kepada seluruh donatur dan tim dokter dari Australia yang tetap hadir dan bekerja sama selama bertahun-tahun. Semua ini bukan sesuatu yang mudah, tetapi bisa berjalan karena ketulusan dan kepedulian bersama,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Heri Nabit juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat Manggarai, mulai dari penanganan disabilitas hingga persoalan kesehatan jiwa yang menurutnya membutuhkan perhatian dan kolaborasi semua pihak.
“Kita berjalan dengan keterbatasan. Pemerintah terbatas, gereja terbatas, lembaga-lembaga sosial juga terbatas. Tetapi melalui kerja sama dan kepedulian bersama, kita tetap berusaha menangani persoalan-persoalan kemanusiaan,” ungkapnya.
Pada akhir sambutannya, Bupati Heri Nabit menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai sedang mempersiapkan penetapan nama jalan sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa bagi Manggarai, termasuk nama Suster Virgula sebagai pelopor karya pelayanan Santo Damian.
“Salah satu jalan yang akan diberi nama secara resmi mulai tahun 2027 adalah nama Suster Virgula. Ini mungkin sederhana, tetapi menjadi cara pemerintah untuk tetap mengenang jasa dan karya beliau bagi kemanusiaan di Manggarai,” jelas Bupati Heri Nabit.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







