Minggu, 26 Februari 2023
Hari Minggu Prapaskah I
Kej. 2:7-9; 3:1-7; Mzm. 51:3-4,5-6a,12-13,14,17;Rm. 5:12-19; Mat. 4:1-11
[Thn. VI-SS/57/2/2023]
Antifon Pembuka
Ia akan memanggilKu dan Aku akan mendengarkan dia. Aku akan meluptkan dan memuliakannya. Dengan umur panjang akan kupenuhi dia.
Doa Kolekta
Marilah kita berdoa
Allah Bapa Yang Mahakuasa, ajarilah kami untuk menghayati panggilan kami sebagai pengikut Yesus yang sejati lagi setia di tengah segala kelemahan dan kerapuhan kami membina kesetiaan ini. Berilah kami kasih karunia demi kasih karuniaMu yang memampukan kami untuk melawan kelemahan manusiawi kami sehingga kehendakMu yang sungguh terlaksana di dalam hidup dan panggilan kami. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami, AMIN.
Bacaan Injil
Inilah Injil Suci Menurut Matius
Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” 1Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. Demikianlah Sabda Tuhan
Prapaskah: Berani Memilih Kehendak Allah
Sahabat Setia Sendal Seribu yang terkasih,
Paus Fransiskus pernah mengatakan JANGAN TAKUT membuat pilihan yang menentukan dalam hidup. Percayalah, TUHAN tidak akan meninggalkanmu! MUSUH terbesar dari iman yang rapuh adalah RASA TAKUT! Dan Rasa takut inilah yang dimanfaatkan si iblis untuk menjauhkan kita dari cinta kasih ALLAH. Kita lebih mudah dan cepat untuk mengikuti keinginan diri sendiri, dari pada melakukan kehendak ALLAH.
Sahabat Setia Sendal Seribu yang terkasih,
Hari ini Yesus digodai oleh Iblis tiga kali banyaknya. Godaan-godaan Iblis kepada YESUS menegaskan bahwa ketika KEHENDAK ALLAH sudah menjadi nomor satu di dalam hidup maka segala jenis bentuk godaan lainnya tidak akan pernah ada. Kehendak ALLAH jauh lebih besar dari pada keinginan diri sendiri, kesombongan dan kekuasaan. Ego kita harus dikalahakan dengan setia melaksanakan kehendak ALLAH agar kita tidak diperbudak oleh harta, tahta dan kekuasaan yang sifatnya sementara belaka.
Sahabat Setia Sendal Seribu yang terkasih,
Mengapa kita mudah jatuh ke dalam dosa? Karena kita lebih sering berkompromi dengan kejahatan. Kelemahan dan kerapuhan kita selalu menjadi alasan yang membenarkan kita untuk jatuh ke dalam dosa dan kecenderungannya. Padahal, jika kita mau membuka diri bagi Kasih Karunia Allah, maka kita kita akan berani katakan seperti kata Rasul Paulus, jika aku lemah maka aku kuat.
Justru dalam kelemahanlah kuasa Allah akan semakin nyata. Semakin kita menyadari bahwa kita lemah dan rapuh, maka kita akan semakin membuka diri kepada Kasih Karunia Allah agar kita yang yang sering kali jatuh ke dalam dosa, tidak mudah untuk putus asa dan menyerah, melainkan berjuang untuk melawan titik lemah dan rapuh kita untuk tidak tergoda dan terjatuh.
Sahabat Setia Sendal Seribu yang terkasih,
TUHAN memerlukan kita. TUHAN mengasihi kita. Jika kita bertekun dalam doa dan silih maka kita tidak akan mudah terperangkap dalam rayuan manis iblis. Berdoalah dan bertekunlah dalam mendengarkan Sabda Tuhan. Sebab, ketika kit aberdoa, kita berbicara kepada Tuhan dan ketika kita membaca Sabda Tuhan, kita mendengarkan Suara Tuhan berbicara kepada kita.

Doa Penutup
Marilah Kita Berdoa
Allah Bapa yang Mahakuasa dan kekal, kasih karuniaMu memberikan kepada kami kekuatan untuk melayaniMu dengan segala rendah hati sampai akhir hayat kami. Utuslah Roh KudusMu agar senantiasa mendampingi kami sehingga kami dapat mengalahkan ego kami dan menjadi pribadi yang rendah hati. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami, Amin.
Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




