Cepat, Lugas dan Berimbang

Sendal Seribu, Menjadi Penyalur Kerahiman Allah

Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu, dan Tomas pun bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” Kemudian Yesus berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku, dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.”

Tomas menjawab kepada-Nya, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya, “Karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini. Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya oleh imanmu kamu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

Menjadi Penyalur Kerahiman Allah

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Hari ini kita memasuki Hari Minggu Paskah II, HARI MINGGU KERAHIMAN ILAHI. Pada hari ini, kita dipanggil untuk menjadi penyalur kerahiman Allah kepada semua orang, baik lewat perkataan maupun lewat perbuatan.

Dalam bacaan Injil, dalam penamapakkanNya, Yesus, dua kali menyapa para muridnya “DAMAI SEJAHTERA BAGI KAMU” (Yoh 20: 19; 21). Dan setelah itu, Yesus mengatakan ‘TERIMALAH ROH KUDUS” (Yoh 20:22).

Hanya dengan menerima ROH KUDUS, para rasul mendapatkan keberanian untuk pergi dari rasa takut, pergi dari kepesimisan, pergi dari rasa kecewa dan pergi dari rasa putus asa. Para rasul mendapatkan keberanian untuk pergi memberitakan tentang kebangkitan Yesus dan membawa setiap orang kepada Yesus dan membawa YESUS kepada semua orang.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN