Sendal Seribu, Hati yang Baik Bagi Sabda Allah

Akan tetapi pertumbuhan benih ini kadang tidak sejalan dengan lahan yang telah disiapkan. Mengapa? Sebab, DOSA telah membuat lahan hati kita menjadi keras bak batu. Egoisme, dendam mengeraskan hati; selalu ada kecenderungan atau keinginan untuk tinggal di tepi jalan yang penuh dengan kenikmatan duniawi dan semakin bertumbuh suburnya semak duri yang menusuk pedih dan perih mematikan benih KASIH ALLAH di dalam hidup kita. Menyadari akan semuanya itu, kita sedang berjuang. Berjuang untuk menjadi lahan yang baik. Ini perjuangan seumur hidup kita.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih
Keempat gambaran jenis tanah dalam bacaan Injil pada hari ini adalah gambaran tanah hati kita. Inilah kenyataan di dalam hidup kita bahwa seringkali kita tidak pernah memiliki waktu untuk merawat dan memelihara lahan hati kita.

Kita terlalu fokus dengan persoalan dan masa lalu yang mengakibatkan bertumbuh subur batu dendam dan amarah, duri iri hati dan cemburu, sakit hati. Padahal, YESUS mau supaya kita fokus dan tekun dalam menumbuhkan benih KASIHNYA pada pemberesan lahan hati kita. HATI kita penuh dosa. Tetapi itu tidak berarti bahwa benih kebaikan pasti akan mati juga. Menyadari keberdosaan dan kegelapan di dalam hidup kita itulah menjadi titik awal dari sebuah usaha untuk menjadikan hati sebagai LAHAN YANG BAIK.

MARILAH kita kembali ke dalam keluarga dan komunitas kita, kita berusaha untuk menjadi lahan yang baik, di tengah perjuangan hidup kita untuk bertumbuh melawan berbagai macam tantangan dan cobaan.
Dio Vi Benedica

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel