Selain BKH, Caleg Yosef Benediktus Badeoda di Demokrat mampu mengantar partai besutan AHY itu berada di 6 besar perolehan suara.
Sementara itu, Golkar masih mengandalkan Melchias Mekeng tuk mendulang perolehan suara di dapil NTT 1. Mekeng yang sudah mengumpulkan 33.116 suara ini dibantu oleh dua caleg lain yang cukup kompetitif mendongkrak suara Golkar.
Maria Yashinta Dewi Maku Djawa dan Marselinus Wawo merupakan dua caleg yang cukup produktif mendapatkan suara, meski tidak signifikan. Keduanya hanya mampu mengumpulkan 14.500 an suara.
Berbeda dengan Golkar, NasDem dan Demokrat, partai Gerindra patut diperhitungkan di dapil NTT 1. Hal itu karena komposisi caleg Gerindra sangat kompetitif.
Kompetisi perolehan suara antara caleg Gerindra terbilang sangat positif buat perolehan akumulasi partai. Dua caleg yang bersaing ketat di Gerindra adalah Gabriel Abdi Kesuma Beri Binna (GAP) dan Adrianus Garu (AG). Selisih perolehan suara kedua caleg ini sangat tipis meski sama-sama mendapat angka 17 ribuan.
AG unggul 586 suara dari GAB yang baru mengumpulkan 17.095 suara. Selain AG dan GAB, Gerindra juga memiliki dua nama lain yang bakal mendulang suara, yakni Honing Sanny dan Safrudin Atasoge.
Dua nama terakhir ini masih dipercaya memiliki basis massa yang cukup kuat dan signifikan mendongkrak perolehan suara Gerindra.
Akankah salah satu dari tiga partai yakni NasDem, Golkar atau Demokrat yang bakal digantikan Gerindra ke Senayan?
Ketahui, pada posisi tiga teratas perolehan suara versi real count di dapil NTT I adalah PDI Perjuangan, PKB dan PAN.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







