Cepat, Lugas dan Berimbang

Sapa Warga Liang Bua, Hery Nabit Rela Kehujanan

“Baik pada hari ini kita mulai dengan pembayaran non tunai. Artinya kita tidak lagi melihat uang fisik, lembaran biru dan merah. Yang utama dari non tunai kita tidak sibuk urus cari uang kembalian. Sebab kadang, kecurigaan itu dimulai dari uang kembalian.” Ujar Hery Nabit, Selasa.

Menurutnya, saat cari uang kembalian bisa, bisa saja mulai senggol kiri kanan, pinjam dulu mau kembali uang turis ini. Lalu, lupa dibalikin lagi. Nah, di situ biasanya mulai saling curiga, mulai buat cerita keluar dengan bumbu-bumbu wajib yang bisa sebabkan ketersinggungan.

Namun, kalau dengan non tunai, berapapun besaran retribusinya, mau 55, 65, 90 pun kita tidak sibuk cari uang kembalian. Langsung dipotong di situ, di kartu atau QR code.

Mengenai pengelolaan retribusi ini, Bupati Manggarai meminta dengan sangat kepada Pokdarwis Liang Bua agar terbuka soal keuangan. Sebab, bicara keuangan, karakter kita orang Manggarai sekalipun pengelolaannya sudah sangat terbuka tetap ada saling curiga, apalagi kalau tertutup.

“Jadi, saya minta terbuka soal keuangan, begitu transparan maka saya yakin tidak ada lagi kecurigaan. Transparan dalam artian buat rapat rutin, laporkan pendapatan sekian, pengeluaran sekian untuk ini, ini.”

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN