Cepat, Lugas dan Berimbang
Religi  

Renungan Katolik, Masa Tobat: Masa Menerima Yesus

Masa Tobat: Masa Menerima Yesus

Bukan Harta yang melimpah yang ENGKAU minta dariku untuk kupersembahkan kepadaMU, cukup sebuah hati sederhana yang dibaluti oleh CINTA YANG TULUS dari seorang yang lemah dan rapuh ini, yang ENGKAU minta untuk kupersembahkan.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Hari ini kita memasuki pekan Prapaskah III. Sudah semakin jauh kita melangkah meninggalkan diri kita yang lama, meninggalkan cara hidup kita yang penuh dosa, diri yang selalu menolak kehadiran YESUS yang datang untuk membaharui hidup kita. Di masa TOBAT ini kita semakin diundang untuk membuka diri bagi kehadiran YESUS, untuk menerima YESUS.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Bacaan Inji pada hari ini berkisah tentang YESUS yang ditolak oleh orang-orang senegeri asalNYA di Nazareth. Mendengar itu, sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu. Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. Tetapi Yesus berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

Menerima Yesus

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Menolak YESUS itu berarti menolak Kasih Allah, Menolak Pertobatan dan Menolak untuk tinggal di dalam ALLAH. Apa yang terjadi pada YESUS hari ini, kiranya tidak kita ulangi lagi kisahnya dalam hidup harian kita. Jangan biarkan YESUS berjalan lewat dari tengah-tengah kehidupan kita karena DIA tidak menemukan sebuah HATI yang terbuka bagi kasihNYA. Jangan biarkan YESUS berjalan lewat dari kehidupan kita sebab jika demikian maka HIDUP KITA AKAN KEHILANGAN ARTI. HIDUP akan menjadi kering dan kita pun akan cepat tenggelam dalam putus asa dan kekecewaan dalam hidup. Kita memang berdosa, hati kita sering ita serahkan pada dosa dan kegelapan tapi itu tidak menjadi alasan untuk tidak datang kepadaNYA dan tidak mau membuka hati bagi kedatanganNYA. Jika kita menunggu sempurna baru mau membuka pintu hati bagi YESUS kapankah itu terjadi? Bukankah DIA yang sempurna akan menyempurnakan setiap ketidaksempurnaan kita bila kita mau menerima DIA masuk dan tinggal di dalam hati kita?

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN