Renungan Katolik, Kasihku Bagi Sesama

Written by

in

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Jangan pernah lelah untuk berbuat baik. Jangan pernah lelah untuk mengasihi meski terkadang kasih kita tidak balas setimpal dengan apa yang telah kita perbuat. Teruslah berbuat baik dan selalu berbuat baik bagi sesama meski kebaikan kita sering diabaikan dan tidak dihargai. Tetaplah menjadi saudara bagi sesama dan jangan biarkan kesombongan diri mencuri semangat dari dalam diri kita untuk membina dan menjalin persaudaraan.

Dalam kelanjutan kotbah di bukit, YESUS kembali menegaskan kepada kita bahwa segala sesuatu yang kamu kehendaki diperbuat orang kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Kata-kata YESUS ini sungguh jelas bagi hidup kita saat ini. Jika kita menabur kebaikan di hati sesama maka kita pun akan menuai kebaikan dari hati orang lain. Sebaliknya, jika menaburkan kebencian dalam diri sesama, maka kita akan menuai kebencian. Mau menjalin persaudaraan, binalah persaudaraan dengan cinta kasih dan perlakukanlah sesama sebagaimana kita memperlakukan diri kita sendiri.

Di sinilah letak tantangan bagi kita dalam menjalin persaudaraan dan bertumbuh untuk menjadi saudara bagi sesama. Kita cenderung lebih cepat menghakimi dan menolak kehadiran orang lain yang tidak sesuai dengan keinginan kita ketimbang menerima mereka dengan penuh cinta kasih, menghargai segala kekurangan dan kelemahan yang mereka miliki. Menjadi saudara bagi sesama tidak hanya berhenti memperlakukan mereka sebagai saudara kita tetapi lebih dari itu menerima mereka masuk dan menjadi bagi dari hidup kita.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses