Religi  

Renungan Katolik, Hidup dalam Semangat Santo Yusuf

Hari Raya Santo Yusuf, Suami Santa Maria
2 Sam 7:4-5a, 12-14a,16 ; Rm 4:13,16-18,22 & Mat 1:16.18-21.24a
[Thn. VI-SS/78/3/2022]

Pastor Riano Tagung, Pr

Marilah kita berdoa: ALLAH BAPA MAHAKUASA, Engkau telah menyerahkan awal misteri keselamatan kepada Santo Yusuf untuk dijaganya dengan setia. Kami mohon, semoga berkat doanya Gerejamu selalu membantu mewujudkan karya penyelamatanMu itu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus PutraMu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam Persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa, Amin

Menurut silsilah Yesus Kristus, Yakub memperanakkan Yusuf, suami Maria, yang melahirkan Yesus Kristus. Sebelum Kristus lahir, Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika Yusuf mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Maria akan melahirkan anak laki-laki, dan engkau akan menamakan Ia Yesus, karena Ia yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti perintah malaikat Tuhan itu kepadanya.

Hidup Dalam Semangat Santo Yusuf

Bapa yang terkasih, bapa yang lembut dan penuh kasih, bapa yang patuh. Ia Bapa yang menerima, bapa yang secara kreatif pemberani. Yusuf Bapa yang sedang bekerja dan bapa dalam baying-bayang. Demikianlah gambaran Santo Yusuf dalam surat Apostoliknya, Patris Corde dari oleh Paus Fransiskus.

Santo Yusuf

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Sejak awal ALLAH sudah jatuh cinta kepada kita manusia. Dan, selalu ingin menjadikan kita alat di tangan KASIHNYA. Terhadap kisah cinta ALLAH ini kita diundang untuk tidak memalingkan sedikitpun wajah kita dari pancaran kasihNYA. Mungkin, kita akan merasa tidak layak dan tidak pantas, ketika sejenak melihat ke dalam diri dan jejak-jejak yang terekam dalam ingatan di mana kita hanyalah orang biasa-biasanya. Tidak terlalu diperhatikan, tidak diperhitungkan, tidak masuk dalam hitungan yang terbaik. Tetapi justru dalam ketidaklayakan dan ketidakpantasan kita itu, KASIH KARUNIA ALLAH semakin nyata, untuk membuat kisah di bumi ini bersama ALLAH menjadi indah untuk dikisahkan dan dikenangkan.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Dalam hal ini, kita bisa menempatkan kisah hidup kita dalam kisah Santo Yusuf, “orang yang kehadirannya sehari-hari tidak diperhatikan, bijaksana dan tersembunyi’. Tetapi dipakai oleh ALLAH untuk memainkan peran yang tak tertandingi dalam sejarah keselamatan. Di dalam diri Santo Yusuf, Yesus melihat kasih ALLAH yang lembut, demikian juga di dalam diri kita saat ini, YESUS melihat percikan kasih ALLAH yang lembut dan penuh kerahiman yang membantu kita untuk menerima kelemahan, ketakutan dan kerapuhan kita.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam KRISTUS TUHAN,
Dalam injil hari ini, kita melihat bagaimana dalam ketakutan, kecemasan, kerapuhan dan kelemahannya, Bapa Yusuf seorang yang tulus hati, dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi, malaikat ALLAH nampak dalam mimpi, meneguhkan kelemahan dan kerapuhannya, mengubah ketakutan menjadi kekuatan dan kecemasannya jadi keyakinan, Bapa Yusuf, menerima Maria tanpa syarat. Bapa Yusuf, yang dipenuhi dengan Kasih Karunia Roh Kudus, dengan penuh ketabahan, harapan menerima hidup apa adanya dan menerima Maria.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,

Melalui Santo Yusuf, Allah juga berbicara kepada kita yang sering merasa terganggu dengan kelemahan, kerapuhan, ketakutan. Dan, kecemasan di dalam hidup ini untuk jangan takut. Sebab, iman akan selalu memberikan makna di balik setiap peristiwa di dalam hidup kita saat ini. Baik itu peristiwa gembira atau sedih.

Atas iman yang teguh dan cinta yang senantiasa berkobar-kobar serta harapan yang tak pernah pupus, kita pun akan disadarkan bahwa Allah Mampu Membuat Bunga Bermunculan Dari Tanah Berbatu, Dari Sebuah Duri Kaktus Muncul Bunga Yang Indah.

Oleh karena itu, mari kita tidak mudah mengambil jalan pintas dalam hidup ini, bila kita menghadapi masalah dan persoalan. Tenangkan batin, buka hati, isi ruang hati kita yang kosong dengan Karunia Ketabahan Roh Kudus, agar kita menjadi pribadi yang bertanggung jawab, yang menerima dan menyambut setiap peristiwa yang terjadi dengan hati yang tulus dan penuh penyerahan diri kepada Kasih dan Kerahiman Allah.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr

Omnia Sunt Gratia Caritate Dei
SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH!
=1 Kor 15:10=

Servire Dio Con Amore e Gioia
Melayani Allah dengan Cinta dan Sukacita

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV