Perwakilan senior, Beri Durakal (guru pendidikan), menyampaikan harapan dari seluruh alumni IKMAS ABAD.
“Kita sangatlah merindukan IKMAS ABAD bangkit sebagai wadah pembelajaran ekstra yang melahirkan kepemimpinan anggota yang berkualitas, pengikat sosial pada masyarakat, dan pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, IKMAS ABAD memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi muda yang berkontribusi besar bagi daerah Alor Barat Daya dan Kabupaten Alor secara keseluruhan.
“Organisasi ini dulu menjadi tempat kita belajar hidup, belajar bekerja sama, dan belajar memberikan kontribusi bagi masyarakat. Semoga dengan bangkitnya IKMAS ABAD kali ini, kita bisa kembali menjadikan organisasi ini sebagai lembaga pendidikan luar kelas yang berharga,” tambahnya.
Koilal Alokebel, perwakilan orang tua sekaligus dosen di salah satu kampus ternama di Kota Kupang, secara resmi membuka Musyawarah Istimewa ini. Ia menegaskan harapan yang besar kepada seluruh anggota IKMAS ABAD.
“Setelah Musyawarah Istimewa ini, jangan ada lagi masa kefakuman seperti ini lagi. Harapannya roda organisasi ini terus berputar dan kaderisasi terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Koilal, di era informasi instan saat ini, mahasiswa IKMAS ABAD harus tetap aktif dan tidak redup dalam melakukan kegiatan literasi serta kegiatan sosial masyarakat.
“Setelah komposisi pengurus terbentuk, buatlah program yang betul-betul sesuai dengan kebutuhan anggota dan masyarakat. Jangan hanya membuat program untuk sekadar ada, tetapi program yang memberikan manfaat nyata,” pesannya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







