Data Kerusakan Rumah Hasil Verval Melonjak Jadi 32.643 Unit, Pengungsi Mulai Berkurang

Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai bersama BPBD, BNPB, dan PMI kembali merilis pembaruan data penanganan pascabencana gempa bumi per Selasa, 6 Oktober 2026.

Berdasarkan perbandingan data dengan update sebelumnya pada Minggu, 4 Oktober 2026, tercatat adanya peningkatan pada verifikasi dan validasi kerusakan rumah warga, di tengah tren penurunan jumlah pengungsi.

Hasil Verval Rumah Rusak Bertambah 651 Unit

Progres tim pendata di lapangan menunjukkan peningkatan angka kerusakan rumah hasil verval. Jika pada 4 Oktober 2026 total rumah tercatat rusak sebanyak 31.992 unit, per 6 Oktober angka tersebut melonjak menjadi 32.643 unit, atau bertambah sebanyak 651 unit rumah.

Peningkatan ini mencakup rumah rusak berat yang bertambah dari 2.077 unit menjadi 2.098 unit, rusak sedang naik dari 5.565 unit menjadi 5.671 unit, rusak ringan bergeser dari 7.076 unit menjadi 7.300 unit, serta kategori rusak ringan di bawah 20 persen yang mengalami kenaikan dari 17.271 unit menjadi 17.574 unit.

Sementara itu, data kerusakan rumah hasil Uji Publik Tahap 1 masih berada di angka yang sama, yaitu sebanyak 5.253 unit.

Jumlah Pengungsi Mulai Menurun

Di sisi lain, kondisi di titik-titik pengungsian menunjukkan tren positif. Jumlah warga yang bertahan di 17 titik posko pengungsian terpadu mengalami penurunan dari 1.344 jiwa pada 4 Oktober menjadi 1.301 jiwa pada 6 Oktober 2026, atau berkurang 43 jiwa.

Penurunan juga terjadi pada kelompok rentan di lokasi pengungsian, dari 346 jiwa menjadi 336 jiwa. Sebagian warga mulai kembali ke rumah yang tergolong rusak ringan atau menempati hunian sementara kerabat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel