Tema ini bertujuan untuk menyadarkan anggota agar bijaksana dalam mengelola keuangannya, dengan mengutamakan kebutuhan daripada keinginan. Selain itu, anggota juga diharapkan dapat mengembangkan usaha agribisnis, beternak dan UMKM dengan memanfaatkan pinjaman yang diberikan.
Florianus juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik dari semua pihak, termasuk para anggota, koordinator TP, pihak manajemen, Badan Pengurus, dan Pengawas selama tahun buku 2024.
Menurutnya, hal ini patut disampaikan karena jumlah aset dan anggota dari KSP CU Florette mengalami peningkatan yang signifikan. Jumlah aset meningkat dari Rp47.9 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp53,6 miliar pada tahun buku 2024. Sedangkan, jumlah anggota meningkat dari 7.981 menjadi 8.531 anggota.
“Tingkat kepercayaan anggota terhadap KSP CU Florette sangat tinggi,” tegas Flori.
Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya simpanan saham dari Rp19,8 miliar pada tahun buku 2023 menjadi Rp21,1 miliar pada tahun buku 2024, bertambah sebesar Rp1,3 miliar.
Simpanan non-saham milik anggota juga meningkat dari Rp22,6 miliar menjadi Rp27,07 miliar. Oleh karena itu, Pengurus, Badan Pengawas, dan Manajemen terus meningkatkan kinerja dengan mengikuti pelatihan-pelatihan di level Puskopdit Manggarai atau yang diselenggarakan oleh Gerakan Koperasi Kredit Indonesia.
Pada Oktober 2024, kata Flori, Badan Pengurus, Pengawas, dan Manajer mengikuti Uji Kelayakan dan Kompetensi yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT. Dan, hasilnya, mereka mendapatkan penilaian UKK sangat memuaskan. Ini merupakan kekuatan atau nilai plus dari kepemimpinan dan manajemen KSP CU Florette.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan