Cepat, Lugas dan Berimbang

PT Floresco Tambal Sulam Pekerjaan Fisik Jalan Ruteng Reo, Masalah Belum Selesai

Selanjut, ia meminta agar BPKP NTT segera sikapi persoalan tersebut karena menyangkut dengan keuangan negara jika adanya indikasi pengurangan kualitas bahan atau ketidaksesuaian spek atau RAB pekerjaan.

“BPKP NTT harus responsif dalam menyikapi permasalahan ini karena berkaitan dengan keuangan negara. Jika ada indikasi pengurangan kualitas bahan ataupun pekerjaan tidak sesuai dengan speknya maka sudah terjadi indikasi praktik korupsi. Dan itu harus ditindaklanjuti. Untuk memastikan itu semua sehingga persoalan menjadi clear maka BPKP harus cepat turun dan periksa spek pekerjaan jalan tersebut,” tutup Akademisi asal Manggarai Timur ini.

Berdasarkan informasi, bahwa paket pekerjaan long segment di ruas jalan negara Ruteng – Reo Kab. Manggarai tersebut telah menelan akumulasi anggaran biaya lebih kurang Rp15 miliar.

Baca juga:

Soal Bore Pile Rusak Jalur Ruteng – Reo, Pengamat Kebijakan Publik Yohanes Oci Minta BPKP Cek Lokasi

Progres pembangunan tersebut merupakan akses bangunan bore pile (pondasi dalam) yang fokus pada penanganan longsor dan saat ini masi pada masa pemeliharaan.

Saat pemberitaan ini di publikasi, awak media mencoba menghubung pihak PT Floresco, namun belum ada konfirmasi.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN