“Barangkali mau lihat tawon yang ada di situ Mas. Kalau tidak salah dulu di situ ada tawonnya,” kata Pak Adung.
“Wah, mana mungkin. Masak presiden cari tawon,” Guntur pun tertawa.
Pengakuan Bung Karno
Aksi Bung Karno bolak-balik ke semak-semak itu terus berlanjut. Guntur yang penasaran pun memutuskan bertanya pada ayahnya.
Awalnya Presiden Soekarno tak mau memberi tahu. Namun setelah didesak akhirnya beliau tertawa terbahak-bahak.
“Kau mau tahu? Aku kencing di situ,” bebernya sambil tertawa.
Jawaban itu mengejutkan Guntur. Tapi akhirnya dia paham kenapa Bung Karno memilih semak-semak daripada toilet Istana. Jarak antara beranda ke beberapa toilet antara 50 meter sampai 70 meter. Sementara semak-semak dekat tangga, cukup 5 meter saja.
Lucunya lagi, Guntur kemudian mendapat kabar dari adiknya Megawati, ‘toilet istimewa’ itu tadi kini tak hanya digunakan oleh Bung Karno saja, tapi juga para tamu negara dan dubes-dubes asing!***
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











