Ruteng, infopertama.com – Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan berlabuh di Pelabuhan Kedindi, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/9/2026). Kedatangan kapal ini membawa misi pelayanan kesehatan gratis dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores.
Kapal membawa 18 personel tim medis dan relawan tambahan untuk memperkuat tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan yang telah bertugas di lokasi bencana sejak 16 Agustus 2026. Fokus utama tim medis adalah memberikan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang kehilangan akses pelayanan medis pascabencana.
Selain pengobatan, RSA Laksamana Malahayati membawa logistik darurat, termasuk puluhan unit tenda yang dialokasikan khusus untuk sekolah-sekolah terdampak di wilayah Flores.
Penugasan kapal rumah sakit apung ini merupakan bagian dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Ia menekankan bahwa seluruh aksi kemanusiaan harus didasari semangat gotong royong tanpa membedakan latar belakang politik, suku, agama, maupun status sosial masyarakat.
RSA Laksamana Malahayati sendiri telah aktif beroperasi sejak 2023 sebagai fasilitas kesehatan bergerak (mobile health facility) untuk menjangkau wilayah pelosok dan pesisir Indonesia.
Pengerahan kapal ini merupakan bentuk tanggap darurat atas gempa bumi yang mengguncang kawasan utara Flores pada 15 Agustus 2026. Bencana tersebut merusak rumah warga dan infrastruktur publik, serta melumpuhkan jalur transportasi darat di beberapa titik.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












