Lembata, infopertama.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperluas jangkauan manfaat program Desa Berdaya air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Melalui kolaborasi bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) Indonesia, PT PLN (Persero) UIP Nusra melakukan pengembangan jaringan perpipaan yang memanfaatkan sumber mata air Wai Wu di Desa Nubahaeraka untuk mengalirkan air bersih ke sejumlah wilayah di Kecamatan Atadei.
Salah satu perkembangan terbaru ditandai dengan uji coba jaringan air pada 31 Agustus 2026 yang berhasil mengalirkan air hingga Lewokoba, Desa Atakore. Setelah uji coba tersebut berhasil, pekerjaan dilanjutkan dengan membentangkan jaringan pipa menuju Kampung Genek, Dusun Tubuk Rajan, Desa Atakore.
Program ini menjadi bagian dari upaya PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, khususnya di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sumber air. Selain Desa Atakore, pengembangan jaringan juga diarahkan untuk mendukung akses air bersih bagi masyarakat Desa Lerek dan Dusun Bauraja, Desa Nuba Atalojo.
Ketua Yayasan PAPHA Indonesia Cabang Lembata, Paulus Makarius Dolu, mengatakan pengembangan jaringan air bersih tersebut dapat terlaksana berkat keterlibatan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemilik lahan, tokoh adat hingga pemerintah daerah dan pemerintah desa.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya pemilik lahan di sekitar mata air Wai Wuw dan sepanjang jalur perpipaan serta lokasi bak penampungan. Terima kasih juga kepada masyarakat Nubahaeraka, Benolo, Bauraja, Lewokoba, Genek dan Watuwawer yang terlibat dalam gotong royong,” ujar Paulus.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












