Ruteng, infopertama.com – PT PLN (Persero) dalam tiap hajat dan tahapan pekerjaan selalu menjunjung tinggi adat istiadat masyarakat setempat. Hal demikian juga diterapkan oleh unit PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam menyalurkan bantuan sanitasi kepada 127 KK di sekitar kawasan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu 5-6 di Poco Leok, Manggarai, NTT, Agustus 2024.
Pada kegiatan penyaluran bantuan infrastruktur air bersih yang berada di Desa Lungar, tepatnya di Ulu Wae Wara ini, PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama masyarakat adat Desa Lungar melangsungkan prosesi adat takung wae teku di sekitar aliran sungai lokasi pembenahan akses air bersih.
Prosesi adat ini dilakukan warga Manggarai bersama perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra untuk memohon restu kepada leluhur yang menjaga sumber mata air agar air yang digunakan dapat terus mengalir dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pelaksanaan prosesi adat ini merupakan manifestsi dari pentingnya keberadaan sumber air bagi masyarakat Manggarai. Bahkan, air menjadi satu dari 5 prinsip hidup masyarakat Manggarai yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain wae bate teku (air sebagai sumber kehidupan), adapun ruang prinsip lainnya bagi masyarakat Manggarai, yakni mbaru bate ka’eng (rumah sebagai tempat tinggal), uma bate duat (kebun sebagai tempat bekerja), natas bate labar (halaman sebagai tempat bermain), dan compang bate takung (altar sebagai tempat persembahan).
Dalam tiap pengerjaan pembangunan infrastruktur kelistrikan ataupun program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PT PLN (Persero) UIP Nusra selalu menghormati keberadaan masyarakat adat dengan pendekatan humanis yang menjunjung prinsip-prinsip hidup masyarakat adat Manggarai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







