Di luar kelas, kegiatan literasi yang melibatkan apresiasi sastra dapat menjadi cara lain untuk membina karakter mahasiswa, termasuk melestarikan budaya dan identitas bangsa.
Dengan demikian, jelas bahwa pengajaran sastra bukan sekadar membahas teks, tetapi merupakan investasi penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berempati, reflektif, dan berwawasan luas, yang akan menjadi bekal berharga di tengah masyarakat yang majemuk.
★Mahasiswi Unika Santunan Paulus Ruteng
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel


