“Kita harus berterimaksih kepada Presiden Joko Widodo, walaupun Poco Leok berada di pelosok negeri. Namun kita diperhitungkan secara nasional melalui Geothermal. Program Presiden Jokowi selalu pro terhadap masyarakat,” tegasnya.
Sebagai orang yang lahir di wilayah Poco Leok, Raimundus menegaskan agar jangan mau dipengaruhi oleh orang yang memiliki kepentingan terselubung di balik penolakkan pengembangan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok.
“Kita satu keturunan, jangan dipisahkan oleh orang yang punya kepentingan pribadi lalu dia pergi meninggalkan kita, kita tetap sengsara,” tegasnya lagi.
Melalui pembangunan Geothermal di wilayah Poco Leok sebutnya, “Nantinya pasti ada pembangunan ikutan berupa infrastruktur serta pembangunan lain oleh pemerintah. Kita harus yakin dan percaya Jokowi pasti ingat kita di Poco Leok”.
Sebagai orang Poco Leok, Raimundus mengaku malu karena nilai-nilai budaya sopan santun dan kebiasaan berdiskusi sudah luntur. “Ini semua gara-gara masuknya orang dari luar menghasut kita di Poco Leok.”
“Kita orang Poco Leok menjunjung tinggi nilai budaya. Kunjungan seorang pemimpin daerah, kita tidak hiraukan. Hilang semua budaya sopan santun karena ada hasutan pihak luar. Leluhur kita tidak menginginkan kita seperti itu. Kita sudah salah. Leluhur kita pasti marah dengan kita semua. Kita masuk ke jurang karena orang lain,” ucapnya.
Raimundus juga menyebutkan, ratusan warga yang mengikuti aksi damai merupakan seratus persen dukung total pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







