Untuk mengatasi kelangkaan ruang kelas yang rusak, Pemerintah Kabupaten Manggarai mendirikan tempat belajar sementara menggunakan material lokal seperti bambu dan terpal yang bersumber dari dana operasional sekolah. Upaya tersebut juga diperkuat oleh dukungan dari pemerintah pusat.
Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebanyak dua puluh lima unit tenda darurat telah disalurkan ke Kabupaten Manggarai. Bantuan tersebut terdiri dari dua puluh unit tenda untuk jenjang PAUD, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama, serta lima unit tenda yang dikhususkan bagi Sekolah Menengah Luar Biasa.
Wilayah Reok dan Cibal Barat menjadi prioritas utama penempatan tenda-tenda darurat tersebut karena mencatatkan tingkat kerusakan bangunan sekolah yang paling signifikan.
Melalui sinergi pembelajaran jarak jauh dan penyediaan fasilitas darurat ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai optimistis pemulihan sektor pendidikan dapat terus berjalan seiring dengan langkah pemulihan pascabencana di kawasan Flores.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











