Ruteng, infopertama.com – Dampak ikutan pascagempa Flores di wilayah Kabupaten Manggarai mulai diantisipasi secara masif oleh tim gabungan kesehatan. Memasuki masa pemulihan darurat, Health Emergency Operation Center (HEOC) Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dan Tim Medis Tanggap Bencana mengaktifkan layanan jemput bola melalui program Peluk Sehat Mobile.
Juru Bicara Posko HEOC Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Fransiskus Andriyani Djemahu, S.Farm., Apt., M.Pharm, mengatakan layanan kesehatan mobile ini sebelumnya telah dilakukan di wilayah Paroki Kristus Raja.
Sementara untuk hari ini, jelas Fransiskus, layanan kesehatan bergerak ini dipusatkan di Rumah Gendang Nekang, Kelurahan Watu, Kabupaten Manggarai. Lokasi ini menjadi salah satu titik kumpul dan tempat mengungsi sementara bagi warga penyintas gempa.
Menurutnya, kehidupan di tempat penampungan darurat pascabencana dinilai sangat rentan memicu timbulnya ancaman penyakit menular, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit kulit, dan gangguan pencernaan akibat keterbatasan sarana sanitasi serta perubahan kondisi lingkungan di pengungsian.
Ia menjelaskan, sejak pagi hari, armada ambulans khusus Peluk Sehat Mobile tiba di lokasi untuk mendekatkan akses pengobatan mendesak langsung ke tengah masyarakat. Petugas kesehatan segera mendirikan posko pelayanan dan melakukan alur penanganan secara sistematis, dimulai dari pendaftaran hingga skrining kesehatan mendalam.
Proses pemeriksaan fisik meliputi pengukuran tanda-tanda vital seperti tekanan darah, detak jantung, dan suhu tubuh, serta pemeriksaan auskultasi paru menggunakan stetoskop. Langkah pencegahan ini krusial dilakukan guna mendeteksi secara dini potensi wabah ISPA dan penurunan kondisi fisik para pengungsi, baik lansia, dewasa, maupun balita.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











