Meski demikian, Sactico menegaskan pihaknya belum mengambil sikap untuk melakukan pergantian antarwaktu (PAW) terhadap kader yang melanggar asusila itu. Ia berdalih, kasus tersebut merupakan urusan pribadi dan partai hanya mendorong untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
“Arahnya belum ke sana (PAW) karena itu urusan pribadi atau rumah tangga. Kami masih memberikan kesempatan untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” terang Saktico.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel


