Ketua Pelaksana Operasi Katarak, Komang Wardhana, dari Komunitas John Fawcett Foundation, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bakti sosial yang ketiga kalinya, dengan target 750 peserta per hari untuk skrining dan 100 peserta per hari untuk operasi, sehingga diharapkan dapat mencapai total target 400 peserta sampai 23 Juli. “Target perhari 750 peserta, untuk operasi katarak target 400 sampai tanggal 23 juli nanti,” kata Komang.
Ia menambahkan bahwa target pelayanan operasi katarak ini meliputi pemeriksaan mata secara umum, operasi katarak, pemberian kaca mata plus minus, serta pemberian obat tetes mata. Selain itu, bagi pasien yang membutuhkan mata palsu juga akan dilayani. “Kalau memang ada masyarakat yang tidak punya bola mata, itu kita bantu dengan membuat mata palsu,” ucapnya.
Selain itu, Komang juga menerangkan bahwa keterbatasan dokter mata dan fasilitas kesehatan mata di Ruteng memaksa masyarakat untuk pergi ke RS St. Rafael Cancar demi mendapatkan layanan pemeriksaan atau operasi mata, sehingga kegiatan operasi katarak gratis ini sangatlah penting bagi masyarakat Kabupaten Manggarai. “Mudah-mudahan masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan bisa memanfaatkan kesempatan ini,” kata Komang.
Ia juga berharap agar masyarakat yang telah mendapatkan pelayanan dapat menyebarkan informasi ini kepada yang lain, sehingga kegiatan operasi katarak gratis ini dapat menjangkau dan membantu sebanyak mungkin masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu peserta, Maria Marung, mengungkapkan bahwa kegiatan operasi katarak dan pemeliharaan kesehatan mata secara gratis ini sangat membantu dirinya, terutama dalam pelayanan kepada umat Katolik dan komunitas Legio Maria. Kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi semua umat, baik Katolik maupun lintas agama, untuk mendapatkan kesehatan mata yang baik.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

