Disinggung terkait pohon berdiri sendiri saat tumbang, Hartono mengaku itu hanya karena tidak seimbang setelah di tebang oleh relawan.
“Iya kalau bisa berdiri sendiri, waktu tumbang kok tidak berdiri saat sebelum ditebang sama relawan,” ujar Hartono.
Ia menyebut, punden itu bukanlah cerita mitos tetapi hanya keyakinan rakyat sekitar karena cerita turun temurun.


“Punden itu saya anggap hanya cikal bakal masyarakat desa, kalau ada yang memercayai itu mistis iya itu haknya orang yang mempercayai,” tandasnya.
Hartono menambahkan, jika Pohon Punden Jatibedug itu tetap menjadi destinasi sendiri bagi warga sekitar.
Artikel diolah dari TribunJateng.com dan Surya.co.id
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
