Sedikit berbeda dengan kudis yang disebabkan oleh tungau, hal yang memicu terjadinya kurap adalah infeksi jamur.
Penyebab Kudis
Seperti penhelasan sebelumnya, penyebab kudis adalah tungau Sarcoptes scabiei. Tungau ini berukuran sangat kecil dan sulit dilihat dengan mata telanjang. Karena itulah, penderita kudis awalnya tidak menyadari keberadaan tungau pada permukaan kulitnya.
Tungau Sarcoptes scabiei akan menggigit serta tinggal di dalam kulit penderita kudis. Kemudian, tungau Sarcoptes scabiei betina dapat membuat lubang di permukaan kulit penderita kudis untuk meletakkan telurnya.
Ketika telur tungau sudah menetas, larvanya lalu akan muncul ke permukaan kulit dan menyebar atau bahkan menularkannya ke orang lain.
Selain karena tungau, ada beberapa faktor risiko yang dapat memicu terjangkitnya kudis pada seseorang, yaitu:
1.Melakukan kontak langsung dengan penderita kudis
2. Menggunakan barang-barang tertentu, seperti sprei, bantal, atau sisir milik orang lain
3. Daya tahan tubuh yang lemah
Menderita penyakit yang menyerang daya tahan tubuh, seperti HIV atau AIDS, kanker, dan lain sebagainya
4. Hidup secara berkelompok dengan orang lain, seperti di penjara, asrama, komunitas, dan sejenisnya.
Gejala Kudis
Biasanya, gejala kudis baru akan muncul 2 sampai 4 minggu sejak penderitanya terkena paparan tungau. Namun, apabila penderita sudah pernah terserang tungau scabies sebelumnya, gejala kudis umumnya sudah terlihat 1 sampai 4 hari setelah terkena paparan tungau.
Adapun beberapa gejala dari penyakit kudis adalah sebagai berikut:
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







