Mes-Kendaraan; itu Kontribusi Riil!
Meskipun saya sebagai masyarakat sekitar perusahaan tidak tahu menahu alasan tepat dibalik pindahnya mes para pekerja PLTP Ulumbu ke Ruteng, saya tetap ingin mempertanyakan lebih jauh kontribusi riil PLTP Ulumbu terhadap masyarakat sekitar. Jangan sampai PLTP Ulumbu lari dari tanggung jawab sosialnya sebagai sebuah perusahaan BUMN yang secara peraturan perundang-undangan wajib memberi dampak perekonomian yang riil dan signifikan bagi masyarakat sekitar.
PLTP Ulumbu harusnya selalu sadar bahwa ada tanggung jawab sosial yang melekat padanya dibalik keuntungan yang diperolehnya dari eksploitasi panas bumi Ulumbu. Mungkin anda yang awam hukum meniliai bahwa penyerapan tenaga kerja sudah menunjukan tanggung jawab sosial perusahaan. Tetapi, perlu dipahami bahwa tanggung sosial perusahaan tidak terbatas pada penyerapan tenaga kerja masyarakat sekitar. Tidak juga terbatas pada perbaikan jalan perusahaan.
Mes dan kendaraan yaitu dalam hal menyewa kontrakan dan sewa kendaraan warga sekitar, dalam rangka kelancaran operasional para pekerja musiman yang datang hampir setiap bulan; juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial PLTP Ulumbu. Lagipula, sewa mes dan kendaraan dari masyarakat sekitar, terutama Desa Wewo dan Ponggeok merupakan salah satu kontribusi paling riil dari perusahaan terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Kalau ada pertanyaan mengapa sewa kontrakan dan sewa kendaraan itu sebagai kontribusi riil; maka saya akan katakan: ini soal perputaran uang! Menyewa rumah dan kendaraan masyarakat sekitar PLTP Ulumbu berarti menciptakan roda perputaran uang pada masyarakat sekitar. Sebagaimana dalam ilmu ekonomi; dimana ada perputaran uang maka disitu ada perkembangan ekonomi!
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







