Media AS Sebut Arab Saudi Diam-Diam Lobi Trump agar Serang Iran

Langkah Selanjutnya

Trump kini menyatakan berharap aparat keamanan Iran “akan bergabung secara damai dengan Patriot Iran, dan bekerja sama sebagai satu kesatuan untuk mengembalikan negara ini ke kejayaan yang layak didapatkan.” Pada Januari, aparat tersebut disebut menewaskan ribuan demonstran.

“Namun, pemboman besar-besaran dan tepat sasaran akan terus berlanjut tanpa henti sepanjang minggu ini, atau selama diperlukan untuk mencapai tujuan kita yaitu PERDAMAIAN DI SELURUH TIMUR TENGAH DAN, BAHKAN, DI SELURUH DUNIA!” tegas Trump.

Pertanyaan besar kini adalah apakah serangan udara dan rudal dapat mewujudkan ambisi Trump yang makin luas, mulai dari pemerintahan baru yang bersahabat dengan AS di Iran dan Venezuela, hingga mengakhiri operasi militan dukungan Iran di Yaman serta mengalahkan kelompok teroris di Nigeria dan Somalia.

“Sejarah tidak berpihak pada upaya untuk mengubah dan merestrukturisasi secara fundamental politik internal suatu negara hanya dengan menggunakan kekuatan udara,” tutur Aaron David Miller, mantan diplomat AS yang menangani isu Timur Tengah di pemerintahan Republik dan Demokrat.

“Ini sangat mirip dengan gaya Trump, dalam artian dia mencoba mencari jalan tengah antara terjebak dalam konflik tanpa akhir yang akan merusak ekonomi Amerika dan merenggut nyawa warga Amerika, di satu sisi, dan di sisi lain mengerahkan kekuatan militer Amerika dalam semacam operasi untung-untungan,” ujarnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel