Dari hasil introgasi, ada beberapa orang yang terlibat baik yang berada pada room dari live Tiktok tersebut, pun juga akun penyebar video live itu.
“Terkait dengan hal itu kami akan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan (akun penyebar) sehingga kami dapat mengkonstruksikan apa-apa yang berkaitan dengan kejadian ini,” tegasnya.
Dengan adanya kejadian ini, Dharma juga menitipkan pesan, agar masyarakat lebih bijak lagi dalam bermedia sosial.
“Gunakanlah media sosial dengan hal-hal yang positif sehingga kita dapat menerima hal-hal yang baik. Berikutnya jangan asal memposting konten-konten yang tidak benar atau berita hoak yang dapat menyebabkan situasi gangguan harkamtibmas nantinya,” tutupnya.
Ditempat terpisah, terduga pelaku JS mengaku sadar dengan apa yang dipertontonkannya dalam live tiktok tersebut.
Ia sengaja membuka dan memperlihatkan alat vitalnya lantaran diiming-iming koin yang banyak oleh para penonton.
Diungkapkannya, live tersebut juga sebelumnya telah diseting oleh pemilik room.
“Ya sebelumnya sudah kenalan sama pemilik roomnya, dan itu kami live memang sudah diseting dulu, jadi saya diminta buka baju dengan iming-iming koin, nah nanti saya bagi tiga sama pemilik roomnya, kalau ditotal ada 1k koin yang saya terima yang masuk di akun saya,” tandasnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan