Cepat, Lugas dan Berimbang

Lima Mahasiswa UGM Kembangkan Mikroalga Jadi Bahan Alternatif Minyak Goreng

Selain itu, lanjut Fikri, minyak goreng dari mikroalga ini kaya akan zat gizi. Sehingga, harapannya mampu meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Jody Ashrib mengatakan jika bandingkan dengan tanaman konvensional, mikroalga memiliki laju fotosintesis yang lebih cepat sehingga waktu panennya lebih singkat. Selain itu, mampu menyerap lebih banyak karbondioksida di udara, tidak memakan banyak lahan, dan kaya akan zat gizi.

“Chlorella vulgaris adalah salah satu spesies mikroalga yang sering dikultivasikan untuk diambil lipidnya. Sehingga pemanfaatan pada umumnya sebagai bahan baku biofuel,” katanya.

Jody menuturkan bahwa mikroalga mengandung banyak zat gizi yang bermanfaat seperti berbagai macam asam lemak esensial. Seperti palmitic acid, myristic acid, linoleic acid, eicosatrienoic acid, erucic acid, nervonic acid, dan oleic acid. Tak hanya itu, juga mengandung karbohidrat, protein, klorofil a dan b, serta antioksidan berupa karotenoid.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN