Largus Nala Minta Yasukma dan Dinas PPO Perkuat Kordinasi Jemput Program Revitalisasi Sekolah

Selain itu lanjut Elisabeth, renovasi ruang administrasi dan ruang guru, pembangunan tiga unit toilet baru, rehabilitasi toilet lama, serta pembangunan ruang UKS. Pelaksanaan untuk program ini sudah mulai berprogres. Tentu target selesai

sesuai kalender 120 hari kerja.

“Jumlah peserta didik di SDK Ka Redong sebanyak 437 siswa. Berhubung sejumlah ruang kelas direhab, anak-anak harus mengikuti kegiatan belajar pada sore,” ujar Elisabeth.

Ia menyatakan menyambut positif program revitalisasi tersebut, karena diyakini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Sebagai kepala sekolah sekaligus penanggung jawab, bersama para guru, yayasan, serta orang tua siswa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah. Tidak semua sekolah memperoleh kesempatan seperti in.

Sementara Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Wensislaus Sedan, menjelaskan pada tahun 2025 ada sebanyak 24 sekolah di Manggarai yang mendapat program tersebut. Masing-masing, ada 16 SD, lalu Enam Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan sisanya TK-SKB. Sumber anggaran APBN. Tentu khusus untuk SD, paling banyak SDK.

“Jadi dari 16 SD, sebanyak Sembilan diantaranya adalah SDK. Termasuk SDK Ka Redong, Ruteng VI, dan SDK Kumba I. Pelaksaanya dilakukan secara swakelola dengan sekolah membentuk P2SP. Kami dari Dinas PPO hanya berperan dalam monitoring serta pendampingan teknis,” ujarnya.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses