Largus Nala Minta Yasukma dan Dinas PPO Perkuat Kordinasi Jemput Program Revitalisasi Sekolah

“Pada program ini, sekolah kami dapat dana Rp615 juta dan diperuntukan rehab tiga ruang kelas, rehab satu unit toilet dengan enam bilik, dan pembangunan dua unit toilet baru masing-masing lima bilik,” ujar Saverinus.

Ia menyatakan, pelaksanaanya sudah berlangsung dengan pola swakelola. Pekerja melibatkan masyarakat setempat yang berprofesi tukang bangunan. Sementara panitia adalah semua tenaga pendidik dan kependidikan SDK Kumba I, dengan penanggung jawab utama Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Menurut Saverinus, kehadiran program ini tentu sangat bagus. Harapanya ke depan programnya terus berlanjut, karena dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kemajuan di bidang pendidikan dengan membangun fasilitas yang memadai.

Ia juga mengatakan, langkah dan perhatian dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas PPO, bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas pendidikan bagi siswa. Total peserta didik di sekolah itu 502 orang. Lalu pekerjaan itu target selesai 120 hari.

“Jika dilihat dari jumlah peserta didik di SDK Kumba I, masih ada beberapa ruangan yang perlu untuk direhab. Tetapi mungkin karena keterbatasan dana, maka tahun ini belum seluruhnya di rehab. Harapan tahun berikut, kami tetap dapat dari program yang sama,” katanya.

Hal yang sama Kepala SDK Ka Redong, Elisabeth N. Tulis. Pada program ini sekolahnya menerima bantuan senilai Rp1.095.063.999. Dana tersebut dikelola secara swakelola oleh P2SP di lembaga sekolahnya. Pekerjaan yang dibiayai meliputi rehabilitasi enam ruang kelas.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses