Pemilihan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI tidak terlepas dari figurnya sebagai putra bungsu dari Presiden Joko Widodo. Kaesang bisa memudahkan jalan PSI untuk lebih dikenal oleh masyarakat di daerah.
Jakarta, infopertama.com – Kaesang Pangarep, putra dari Presiden Joko Widodo, melewati jenjang pengaderan di Partai Solidaritas Indonesia atau PSI untuk menjadi ketua umum partai tersebut. Meski demikian, partai tidak keberatan karena kehadiran Kaesang bisa memopulerkan partai dan meningkatkan elektabilitas partai di Pemilu 2024.
Baru dua hari atau sejak Sabtu (23/9/2023) menjadi anggota dari PSI, Kaesang langsung ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) PSI 2023-2028 dalam Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) kemarin. Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengatakan, Kaesang melampaui jenjang pengaderan di PSI, yakni kader tunas, kader madya, dan kader paripurna.
”Kader super. Iya (bibit unggul),” ujar Grace di sela-sela rapat perdana PSI yang dipimpin Kaesang di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Jakarta, Selasa (26/9/2023).
Rapat itu turut hadir sejumlah anggota Dewan Pembina PSI, Giring Ganesha dan Isyana Bagoes Oka. Serta, Sekretaris Jenderal PSI yang juga menjabat Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Raja Juli Antoni. Adapun agenda rapat membahas evaluasi, agenda mendatang PSI, dan perkenalan dengan Kaesang.

Grace kembali menyampaikan bahwa penetapan Kaesang sebagai Ketum PSI telah mendapat sepakat dari 38 pengurus provinsi dan seluruh pengurus tingkat pusat PSI. Proses kaderisasi Kaesang juga diklaim telah berlangsung lama secara informal.
Ia juga tidak menafikan bahwa Kaesang merupakan figur yang tidak terpisahkan dari Presiden Jokowi dalam hubungan anak-ayah. Kaesang sendiri juga mengakui bahwa bisa memimpin PSI karena memiliki privilege atau hak istimewa.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel



