Tana Paser, infopertama.com – Nama Ida Dayak belakangan ini marak menjadi perbincangan di berbagai platform sosial media.
Pasalnya, Ida Dayak memiliki keahlian dalam mengobati warga yang mengalami masalah tulang. Bahkan ada yang rela antri hingga berjam-jam untuk mendapatkan pengobatan.
Pemilik nama asli Ida Andriani atau Ida Dayak merupakan warga transmigrasi lokal yang bermukim di Desa Pasir Belengkong, Kec. Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur
Ida Dayak hanya memiliki seorang anak laki-laki bernama Herman Ida Andriani. Anaknya sudah berkeluarga dan tinggal berdampingan dengan rumah orangtuanya.
“Dari dulu, ibu memang sudah berkeliling di berbagai pulau yang ada di Indonesia, seperti Sumatera, Papua, Flores, Sulawesi, pokoknya macam-macam sudah ibu kunjungi,” terang Herman.
Herman menjelaskan, orangtuanya tersebut jarang berada di rumah lantaran kesibukannya dalam berjualan obat keras berbagai daerah.
Terkadang, kata Herman ibunya itu pulang ke rumah hanya untuk sekedar beristirahat dan setelah itu berangkat lagi.
“Kalau dulu itu tidak ada pasien lokal yang datang kesini karena mungkin belum banyak yang tahu. Cuman kalau sekarang semenjak viral banyak yang datang. Ibaratnya dulu hanya pulang istirahat 2 minggu dan paling lama kemarin itu semenjak Covid-19 sampai 6 bulan di rumah,” urainya.
Herman menambahkan, hingga saat ini ibunya sudah 2 tahun lebih belum pulang ke Kabupaten Paser. Meski demikian, Herman tetap intens berkomunikasi dengan ibunya melalui telepon seluler.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel