Kisah Ibrahim Bin Adam Menjadi Sufi

Orang itu terlihat geram saat dikatai sebagai orang bodoh. Dengan sengit ia mengatakan: “Ibrahim bin Adam, kau justru jauh lebih bodoh lagi. Sebab, engkau mencari Tuhan di tempat tidur istana penuh emas”.

Ibrahim bin Adam tertegun dan menundukkan kepalanya untuk menyatakan rasa hormatnya kepada orang yang ada di atap rumah itu.

Sejak saat itulah Ibrahim bin Adam memantapkan tekadnya untuk menjadi sufi. Apakah sufi itu? Sufi itu mirip mistikus dalam tradisi Katolik.

Kedua istilah itu mempunyai arti yang sama, bahwa mereka menekankan pentingnya kesadaran diri, kebersamaan dengan Tuhan, dan pengalaman spiritual mendalam.

Sebagai seorang sufi, Ibrahim bin Adam selama sisa hidup hanya berfokus pada tauhid atau kesatuan dengan Tuhan, kebajikan dan kasih sayang, kesabaran dan ketekunan.

Kini, jalan hidup Ibrahim bin Adam menginspirasi banyak orang di dunia bahwa kebahagiaan sejati datang dari dalam diri, bukan dari kekayaan atau kekuasaan.

Ia sadar bahwa ia harus rendah hati dan meninggalkan kesombongan. Itulah prasyarat untuk bisa menemukan kebijaksanaan spiritual bagi seorang sufi.

Jakarta, Minggu Epifani, 5 Januari 2025

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN