Saat cerita dianggap gangguan.
Saat keberadaan dianggap biasa.
Lama-lama bukan marah yang tersisa.
Melainkan kecewa.
Dan yang lebih berbahaya, kecewa yang terus dipendam bisa berubah menjadi rasa mati.
Bukan mati raganya. Tapi mati harapannya.
4. Wanita Kuat Bukan Berarti Tidak Lelah
Sering kali wanita terlihat baik-baik saja.
Masih tersenyum.
Masih melayani.
Masih menjalankan kewajibannya.
Tapi siapa yang tahu berapa banyak luka yang ia sembunyikan?
Karena banyak wanita yang memilih diam demi menjaga rumah tangga. Padahal di dalam hatinya, ada tangisan yang setiap hari meminta untuk didengar.
Jangan salah. Wanita yang diam bukan berarti tidak terluka. Bisa jadi ia sudah terlalu lelah untuk menjelaskan.
5. Kesendirian dalam Pernikahan Lebih Menyakitkan Daripada Kesendirian Sebenarnya
Hidup sendiri memang tidak mudah. Tapi lebih menyakitkan ketika memiliki pasangan namun tetap merasa sendirian.
Karena setiap hari yang dilihat adalah seseorang yang seharusnya menjadi tempat pulang, tetapi justru terasa asing.
Seseorang yang seharusnya menguatkan, tetapi malah menambah luka.
Dan ironisnya, banyak wanita yang tersenyum di depan orang lain, padahal setiap malam tidur dengan hati yang kosong.
6. Wanita Juga Manusia, Bukan Mesin Yang Harus Selalu Kuat
Wanita bisa lelah.
Wanita bisa sedih.
Wanita bisa kecewa.
Mereka bukan robot yang harus selalu mengerti, selalu sabar, dan selalu mengalah.
Sesekali mereka juga ingin dipeluk.
Ingin didengar.
Ingin dimengerti tanpa harus meminta.
Karena sesungguhnya, perhatian kecil bisa menyembuhkan luka yang tidak terlihat.
Dan kata-kata sederhana bisa menghangatkan hati yang sudah lama membeku.
Pada akhirnya, seorang wanita tidak menuntut kesempurnaan.
la hanya ingin ditemani dalam perjuangan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











